Monday, 17 December 2018

Ketum BKOW Jatim Ajak Wanita Berperan Penting Bagi Pembangunan

post-top-smn
Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf saat menjadi narasumber pada acara Bincang Sore dengan Tema Peningkatan Peran Organisasi Wanita dalam membangun NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Gedung Graha Pena, Surabaya, Jumat (8/9) malam

Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf saat menjadi narasumber pada acara Bincang Sore dengan Tema Peningkatan Peran Organisasi Wanita dalam membangun NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Gedung Graha Pena, Surabaya, Jumat (8/9) malam

Surabaya, SMN – Ketua Umum Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf mengajak kepada seluruh wanita di Indonesia khususnya di Jatim untuk senantiasa berperan penting dalam pembangunan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada acara Bincang Sore dengan Tema Peningkatan Peran Organisasi Wanita dalam membangun NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika di Gedung Graha Pena, Surabaya, Jumat (8/9) malam.

Peran tersebut bisa dilakukan dengan berbagai macam cara baik di akademik maupun pemerintahan. Kaum perempuan harus diberi kesempatan untuk mengembangkan potensinya dan mendapatkan wadah yang tepat untuk mengapresiasi semua kemampuannya. Bahkan undang undang telah mengatur setiap warganya berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak.

“Saya mengajak keluarga besar BKOW Provinsi Jawa Timur, untuk terus berupaya dalam memajukan bangsa dan negara Indonesia. Kita harus mampu mengeluarkan seluruh potensi yang ada dan bersinergi dalam membangun negeri yang kita cintai ini bersama sama,” tegasnya.

Dicontohkannya, di bidang akademik saat ini banyak perempuan di Indonesia telah menjadi profesor yang dulu hanya bisa dilakukan oleh pria. Di bidang pemerintahan, misalkan banyak kaum perempuan sebagai penentu arah pembangunan daerah. “Ini terbukti terdapat perempuan perempuan tangguh yang menjadi kepala daerah anggota DPR hingga Menteri. Bahkan, peran perempuan telah dibuktikan dengan menjadi pemimpin negara atau Presiden,” imbuhnya.

Sementara itu, kaitannya dengan NKRI bagi perempuan, Fatma mengaku terus mempromosikan produk produk dalam negeri. Wujud kecintaan terhadap NKRI bisa dilakukan dengan mengkampanyekan menggunakan produk produk lokal seperti batik, tas hingga kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat kita. ” Disetiap kesempatan apapun, saya selalu mempromosikan batik Jawa Timur dan kerajinannya. Ini adalah salah satu bagian dari cara kita mencintai NKRI,” tegasnya.

Selaku ketua umum BKOW Provinsi Jawa Timur, Fatma juga menghimbau agar seluruh keluarga besar BKOW dapat mengambil peran kepeloporan, baik dari perspektif ideologi, politik maupun sosial budaya. Dan harus siap bekerja sama serta bekerja keras baik secara mandiri maupun kemitraan demi kemajuan bangsa dan negara. Tak hanya itu, sikap empati wajib dimiliki oleh setiap anggota khususnya dalam melihat permasalahan permasalahan sosial yang terjadi di tengah tengah masyarakat saat ini.

 

Apresiasi Peran BKOW Prov Jatim

Sementara itu, Dekan Fisip Uinsa Prof. Muzaki mengapreaiasi peran BKOW Prov Jatim yang telah memberi dampak nyata dengan cara terjun langsung memberi manfaat kepada masyarakat. Salah satu kegiatan sosial yang dilakukan oleh BKOW Jatim telah meringankam tugas pemerintah dalam menjangkau setiap permasalahan yang ada.

Terkadang, banyak dari organisasi wanita di Indonesia lebih menyuarakan kebebasan dan hak hak perempuan. Namun mereka kurang dalam memberikan solusi terhadap permasalah sosial lainnya.

“Saya memandang, BKOW Jatim telah mampu mesinkronisasi kegiatan serta memberdayakan anggotanya secara positif dan berkelanjutan untuk membantu kaum wanita lainnya,” tegasnya.

Di tempat yang sama Ka Bakesbangpol Jatim Jonathan Judianto mengatakan, peran BKOW Jawa Timur sangat banyak membantu pemerintah dan telah banyak menyentuh pembangunan pemerintah yang positif. “Bakesbangpol akan terus mendorong organisasi organisasi wanita di Jatim secara nyata. Terutama, dalam menyinergikan program yang terkadang belum mampu dijangkau oleh pemerintah secara optimal,” pungkasnya.

post-top-smn

Baca berita terkait