Sunday, 20 May 2018

Ketua BNK Ngawi, Ony Anwar, S.T: Jangan Sampai Ada Kolaborasi Korupsi dan Narkoba!

post-top-smn
Ony Anwar, Ketua BNK Ngawi

Ony Anwar, Ketua BNK Ngawi

Ngawi, SMN – Ketua Badan Narkotika Kabupaten Ngawi, Ony Anwar, S.T, diam-diam menyimpan kekhawatiran bila terjadi kolaborasi antara perilaku korupsi dan peredaran narkoba. “Ini dua hal yang sangat mengerikan bila sampai berpaut dan berpadu, sama-sama berbahaya, menjerumuskan dan merusak generasi bangsa,” ungkapnya.

Ony Anwar yang juga menjabat Wakil Bupati Ngawi ini, mengaku, BNK sudah melakukan berbagai upaya untuk pencegahan peredaran narkoba semakin merajalela di daerah. BNK diantaranya telah melakukan pembentukan Duta Anti Narkoba. Mereka terdiri dari para pelajar yang diajak mengkampanyekan anti narkoba di lingkungan terdekatnya. Hal ini bisa dilakukan di lingkungan rumah maupun lingkungan sekolah. “Setiap akhir pekan dicatat dan dievaluasi tentang kegiatan mereka mengkampanyekan anti narkoba itu dalam pertemuan rutin,” kata Ony.

Hal ini juga diteruskan BNK dengan pembentukan kader pemuda anti narkoba. Hal ini dilakukan dengan cara BNK memilih para pemuda untuk mengkampanyekan penolakan akan narkoba di kelompok umur lebih dewasa, semisal usia 20-40 tahun. “Pendekatan dalam kampanye untuk kelompok usia ini kan harus dilakukan oleh orang yang lebih dewasa daripada pelajar,” ungkap Ony Anwar.

Narkoba, menurut Ony sudah menjadi hal yang memprihatinkan, tak terkecuali di daerah kecil seperti Ngawi. Apalagi sasaran narkoba merupakan usia produktif yang diharapkan berkiprah membangun negeri. “Jangan sampai berkolaborasi dengan kejahatan besar lain seperti korupsi, karena akan jelas menghancurka semuanya,” ujarnya.

BNK dalam waktu dekat juga menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk memasukkan muatan anti narkoba dalam pelajaran di tiap sekolah sesuai jenjangnya. Pengajaran untuk menjauhi narkoba ini, menurut Ony Anwar wajib dilakukan mengingat [ara bandar juga tidak memandang bulu dalam menjerat korban narkoba mereka. “Jadi kita kuatkan di pencegahannya, caranya bentengi dengan iman, pertebal dengan iman dan perbanyak wawasan dengan ilmu yang bermanfaat,” katanya. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait