Friday, 19 October 2018

KETAHUAN MENCABULI IBUNYA YANG SEDANG STROKE, KARIM MEMBACOK SANTOSO

post-top-smn

LUMAJANG, SMN —Pelaku pembacokan terhadap santoso, laki laki (45), pekerjaan petani, dari desa selok awar awar, kecamatan Pasirian Lumajang, akhirnya ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polres Lumajang.

Pelaku pembacokan santoso adalah Abdul Karim (34), Laki-laki, agama Islam, pekerjaan petani/pekebun, warga Dusun Krajan I, RT 22 RW 9, Desa Selok Awar – Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Menurut Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH. MHum, Penangkapan itu dilakukan dengan cara pendekatan secara persuasif dan humanis. Dan akhirnya berhasil ditangkap pada dini hari, di rumah saudaranya di Dusun Krajan I, Desa Selok Awar – Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Pelaku mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban, karena kesal atas perbuatan korban yang menyetubuhi Ibu kandung pelaku dalam kondisi sakit stroke. Dan sempat di pergoki oleh pelaku sebanyak dua kali, dan dipergoki istri pelaku pada saat korban menyetubuhi ibu pelaku sebanyak satu kali,” kata Hasran.

Pelaku berhasil ditangkap, atas keterangan dari para saksi, antara lain Bondan (43), Laki-laki, agama Islam, pekerjaan swasta, warga Dusun Krajan I, Desa Selok Awar – Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dan juga saksi Tarib Usman (55), Laki-laki, agama Islam, pekerjaan staf desa, warga Duaun Krajan I, Desa Selok Awar – Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Barang bukti yang berhasil diamankan, adalah satu senjata tajam jenis Pedang milik pelaku,” ungkapnya.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada saat korban pulang dari kerja menyekrop pasir, dan bertemu dengan terlapor (Abdul Karim) di depan rumahnya, kemudian terlapor masuk kedalam rumah dan mengambil sebilah pedang, setelah itu keluar dan langsung membacok kearah korban, korban berusaha menghindar dan mengenai pada punggung kaki sebelah kiri, lalu terlapor berusaha membacok korban lagi, akan tetapi korban menyelamatkan diri dan masuk kedalam rumah, dan kejadian tersebut dilerai oleh saksi Bondan.

“Atas perbuatannya ini, pelaku patut diduga melanggar Pasal 351 (2) KUHP. Dan sambil menunggu perkembangan selanjutnya, kami akan terus memberi informasi,” pungkasnya. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait