Sunday, 18 November 2018

Kepala Terminal Cek Komponen Kelaikan Bus Pra Mudik Lebaran

post-top-smn


JEMBER, SMN – Tim Gabungan cek kelaikan bus pra lebaran tahun ini, terdiri dari Satlantas, Satreskoba Polres Jember dan Dinas Perhubungan (Dishub) UPT Propinsi Jawa Timur melakukan ramp check (pemeriksaan di lapangan) di Terminal Tawang Alun, Senin (11/6) pagi tadi.

Yang diperiksa, mulai dari pemeriksaan kesehatan para supir bus dan tes urin,” kata Wakapolres Jember, Kompol Bagus Ichwan C., SIK, MH

Selain itu, kata Kompol Bagus, yang tak kalah penting, yaitu terkait dengan pengecekan kelaikan jalan kendaraan bus yang akan melayani masyarakat pada musim mudik lebaran 2018 kali ini.

Namun untuk tes urin kepada para sopir bus hasilnya nihil alias negatif.

“Tidak ada temuan dari hasil tes urin, semuanya negatif narkoba. Meski demikian, apabila nantinya ada yang positif tetap kami tindak, selanjutnya kita selidiki jika pengguna maka akan kami rehabilitasi namun jika pengedar maka tentu akan dipenjara,” tambahnya.

Selain itu menurut Komol Bagus, kelengkapan surat juga diperiksa baik sopir inti maupun sopir cadangannya.

Sementara itu, para anggota Dishub ikut mengecek satu-persatu komponen kendaraan bus berfungsi maksimal seperti rem, hand rem, kondisi ban, wiper, lampu-lampu, ketersediaan fire hydrant, palu pemecah kaca, dan lain-lain.

Dalam pemeriksaan kelaikan bus, didapatkan hasil sebanyak 3 bus belum memenuhi kelaikan jalan sehingga harus dikembalikan ke pool masing-masing supaya diperbaiki lagi.

“Dalam sidak kali ini, kami menemukan 3 bus tidak layak jalan yaitu bus jurusan Surabaya yang melalui Kencong (jalur selatan), ketiganya kami berhentikan dan kembalikan ke perusahaannya,” terang Haryono, Anggota Bidang Lalu Lintas Dishub Jember.

Biarpun ramp check ini sudah rutin dilakukan, menurut Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A, Samson Wahyu Priyono, SE, M.Sc kepada media mengatakan kalau masih ada saja ditemukan berbagai kekurangan sehingga tidak memenuhi kelaikan jalan kendaraan bus.

“Kalau temuan setiap hari ada, bagi yang tidak memenuhi kita pulangkan ke poolnya agar diperbaiki kekurangannya, nah ketika kembali lagi ya kami ramp check lagi, semua itu untuk memastikan pelayanan maksimal kepada para pengguna jasa transportasi bus,” jelasnya.

Samson juga menyampaikan bahwa arus mudik kali ini, peningkatan penumpang di Terminal Tawang Alun naik sekitar 5 persen dari biasanya.

“Naiknya sekitar 5 persen atau sekitar 3000 penumpang, dan untuk harga, sebagai contoh rute Jember-Surabaya dari yang semula Rp. 60 ribu, sekarang naiknya Rp. 80 ribu, itu sudah harga maksimal,” pungkasnya. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait