Thursday, 23 May 2019

Kemenlu Jembatani Kopi Lokal Masuk Pasar Amerika Latin

post-top-smn

JEMBER, SMN – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia (RI) akan ikut serta memasarkan kopi lokal, terutama kopi asal Kabupaten Lumajang, Jawa Timur ke luar negeri khususnya ke negara Amerika Latin.

“Insya Allah kalau kopi khas Lumajang dapat memenuhi standar mutu dan kapasitasnya cukup, itu bisa go internasional,” kata salah satu peserta asal Kabupaten Lumajang, Inul Taufiq.

Sarasehan dengan tema “Penggalangan Pengusaha Dalam Upaya Peningkatan Kapasitas Ekspor Produk Kopi dan Kakao Indonesia ke Mancanegara dan Sosialisasi Indonesia” Latin America and Caribean Forum 2018, ini diikuti oleh akademisi, petani, pengusaha dan birokrasi.

Seperti kata Inul, saat mengikuti sarasehan tersebut, kopi arabika java-ijen Raung khas Bondowoso yang semakin mendunia dengan citarasa spicy dengan sedikit aroma jahe ini menjadi pilot project dari kegiatan tersebut.

Salah satu pengusaha kopi dan kakao asal Kecamatan Senduro Lumajang juga ikut serta dalam acara yang dilaksanakan di salah satu hotel ternama di Jember ini adalah Siswanto.

“Ini semua juga harus didukung oleh pemerintahan dan kerjasama yang baik, agar kopi asal Lumajang bisa tembus internasional,” beber pengusaha bakery ini.

Semoga ke depan, dengan pemerintahan yang baru, menurut Inul, bisa mewujudkan seperti di Kabupaten Bondowoso, yang Bupatinya sangat mendukung terhadap Usaha Kecil Menengah (UKM) terutama pengusaha kopi.

Sementara itu, kata salah staf Dinas Koperasi (Dinkop) dan UMKM Kabupaten Lumajang, Machrus untuk info sementara, Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Lumajang, masih mengusulkan Identitas Geografis (IG) melalui dana APBD provinsi.

“IG ini dibutuhkan agar kopi lokal Kabupaten Lumajang tidak gampang diakui kota lain,” ujar Machrus kepada media ini.

Di kota Lumajang, kata Machrus banyak informasi tentang perkopian untuk bisa digali informasinya.

“Monggo kami banyak informasi tentang perkopian Lumajang, dan kita punya asosiasi pegiat kopi Lumajang,” tambahnya.

Untuk sementara, menurut Machrus, usulan dari Kabupaten Lumajang sudah di tampung di BAKORWIL V Jember, yang sangat mendukung IG KOPI, untuk kawasan Sekarkijang.

Dari informasi yang diperoleh media, bahwa Indonesia sendiri telah mengantongi perjanjian kerjasama perdagangan dengan Chile melalui Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) yang ditandatangani Desember 2017 lalu.

Perjanjian inilah yang sedang diusahakan oleh pihak Kemenlu RI dalam mempromosikan produk-produk Indonesia. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait