Saturday, 15 December 2018

Kemenag Sidoarjo Akan Luncurkan Kartu Nikah

post-top-smn

Ahmad Rofi’i di Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/11/).

Sidoarjo, suaramedianasional.co.id – Kementerian Agama Republik Indonesia berencana meluncurkan kartu nikah yang berfungsi sama seperti buku nikah. Dengan diluncurkannya program tersebut, pasangan yang baru menikah nantinya  akan mendapatkan dua dokumen, buku nikah dan kartu nikah.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo, Achmad Rofi’i mengatakan,  bahwa Sidoarjo menyambut baik terkait rencana penerbitan kartu nikah yang diluncurkan oleh Kementerian Agama RI,  di akhir bulan November ini.  “Kami siap mendukung untuk menindaklanjuti program pemerintah ini. Jadi buku nikah tidak diganti, tetapi ini inovasi saja, penambahan. Buku nikah tetap menjadi dokumen resmi, yang namanya dokumen resmi itu kan, harus tertulis,” ucap Ahmad Rofi’i  di Kantor Kemenag Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (19/11/).
Ia mengatakan,bahwa kartu nikah tersebut, akan lebih praktis jika dibawa bepergian dan  buku nikahnya bisa digunakan untuk mengurus hal ketika kartu nikah hilang atau rusak.
Buku nikah,sebagai alat untuk memudahkan masyarakat mengurus dokumen dengan persyaratan catatan pernikahan.
“Contoh kecilnya dalam pembuatan paspor kan mesti pakai buku nikah.Begitu pula apabila pasangan terjadi perceraian, maka kartu tersebut akan di kembalikan lagi ke KUA di wilayah bersangkutan.
 Dalam kartu nikah terdapat barcode yang menyimpan data pasangan suami istri.
Proses uji coba program ini sudah diberlakukan di beberapa daerah yang ada di Indonesia. Seperti di Surabaya sudah memperlakukan uji coba dalam pembuatan kartu nikah. Sidoarjo sendiri juga secepatnya menyusul memberlakukan program ini. “Kita masih belum mengetahui teknisnya secara jelas karena kartu ini masih belum diuncurkan,” ujarnya. Kabupaten Sidoarjo adalah kota berpenduduk besar, sementara pembuatan kartu nikah ini nantinya  terhubung dalam aplikasi, sehingga diharapkan lebih prakris. Adanya kartu nikah ini nanti, pasutri tidak perlu repot lagi membawa buku nikah kemana-mana baik menginap di rumah saudara maupun di penginapan. Cukup dengan kartu nikah yang sudah ada barcodenya. (try)
post-top-smn

Baca berita terkait