Tuesday, 14 August 2018

Kekeringan di Ngawi : Air Keruh Pun Digunakan, Rela Antri Saat Ada Bantuan

post-top-smn

Antri air bantuan di Desa Kenongorejo Kecamatan Bringin.

Ngawi, SMN – Rami dan Rinda, warga Kenongorejo Kecamatan Bringin tertawa lebar. Di tangan mereka dua jeriken air tampak diusung dengan menyungging senyum. Jarak  beberapa puluh meter rumah mereka dari titik bantuan air bersih, tak menjadi soal. “Kami sangat butuh air bersih, jarak ini masih lebih baik daripada ke sumber atau sungai yang jauhnya lebih satu kilometer padahal airnya keruh dan sedikit,” ungkap Rinda.

Kemarau beberapa bulan ini, mengeringkan sumber-sumber air di beberapa desa di Ngawi. Warga yang kesulitan air bersih, menggunakan air seadanya untuk kebutuhan mereka.

Diantaranya adalah warga Desa Kenongorejo dan Desa Mojo di Kecamatan Bringin, serta Desa Kwadungan Lor Kecamatan Padas. Mereka pun sangat gembira saat ada bantuan air yang didatangkan ke desa mereka, Kamis sore (3/8). “Selama ini kami ya seadanya saja menggunakan air, air sungai yang hijau pun kami gunakan,” ujar Rami.

Bantuan air satu tanki berkapasitas 5 ribu liter itu, dalam tempo singkat tandas diserbu warga yang antri.

Masalah kekeringan di Ngawi Timur sudah bukan barang baru. Tanah yang berpadas dan merah, menjadikan gerakan penghijauan kurang mendapat hasil maksimal di daerah ini. Tiga bulan lebih tidak ada hujan, bisa dipastikan daetah-daerah ini mulai kesulitan air bersih. “Sudah bertahun-tahun Kenongorejo selalu jadi langganan kekeringan bila kemarau,” ungkap Purwanto, salah satu warga.

Warga di daerah kekeringan, juga sering harus menahan diri untuk tidak mandi. Dalam keadaan terpaksa, air keruh di dasar sumber, tetap mereka ambil dan diendapkan sebelum digunakan. Walau tak sepenuhnya bersih, masyarakat menggunakannya untuk masak, mandi dan mencuci. Menadah air bersih bantuan, menjadi salah satu kemewahan bagi mereka. Walau harus mengantri, namun dengan beberapa jeriken air, dalam beberapa hari ke depan, mereka tak perlu lagi mengkonsumsi air keruh. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait