Friday, 21 September 2018

Keberhasilan Jombang Sebagai Kabupaten ASI Ditentukan Dukungan Masyarakat

post-top-smn
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM Bunda Motivator ASI Kabupaten Jombang menerima buku perda ASI yang diterima secara simbolis dari perwakilan Bank Jatim, Yusron.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM Bunda Motivator ASI Kabupaten Jombang menerima buku perda ASI yang diterima secara simbolis dari perwakilan Bank Jatim, Yusron.

 

Jombang, SMN – Pasca di berlakukannya Perda ASI no. 2 Tahun 2015 tentang Pemberian ASI (Air Susu Ibu) di Kabupaten Jombang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM Bunda Motivator ASI Kabupaten Jombang, bersama Dinas Kesehatan, pengurus PKK Kabupaten, terus melakukan sosialisasi terkait Perda ASI. Baik kepada tenaga kesehatan juga masyarakat luas.

Pada Jum’at (26/02/2016), bertempat diruang Bung Tomo kantor Pemkab Jombang seluruh Ketua TP PKK Kecamatan juga para Ketua Gabungan Organisasi Wanita dan anggota juga menjadi sasaran sosialisasi terkait Perda ASI No.2 tahun 2015 tersebut. Dengan harapan amanat dari Perda ASI tersebut selanjutnya di sosialisasikan di jajarannya hingga ke tingkat bawah.

“Apalah artinya Perda ASI ini, juga tujuan untuk menjadikan Kabupaten Jombang sebagai kabupaten ASI kalau tanpa ada dukungan juga kesadaran seluruh masyarakat di dalam mengawal Perda ini, juga memotivasi para Ibu yang memiliki bayi untuk memberikan ASI eksklusif”, tutur Ir. Hj. Tjaturina Wihandoko, MM

Seluruh pihak, baik instansi pemerintah, perusahaan swasta, tenaga kesehatan, tokoh agama tokoh masyarakat, termasuk para suami, ayah, ibu diharapkan memberikan motivasi kepada para calon pengantin, juga calon Ibu agar memberikan makanan terbaik buat bayi usia 0-6 bulan berupa ASI eksklusif tanpa makanan tambahan dan selanjutnya diteruskan hingga 2 tahun. “Peran suami juga anggota keluarga untuk memotivasi Ibu yang memiliki bayi sangat besar untuk dapat membarikan ASI kepada bayinya, sebagaimana disebutkan dalam QS al-Baqoro: 233”, tutur istri Bupati Jombang Nyono Suharli ini.

Ditekankan pula oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jombang ini, agar apa yang tertuang didalam amanat Perda ASI di baca, dipahami, dan dilaksanakan yang untuk selanjutnya disosialisasikan kembali di tengah masyarakat hingga lingkup RT RW atau dasawisma. Kepada seluruh tenaga kesehatan diharapkan memahami seluruh aturan perundangan yang ada untuk ditaati dan dilaksanakan.

Pada kegiatan tersebut secara simbolis perwakilan dari Bank Jatim, Yusron menyerahkan buku perda ASI yang telah diperbanyak oleh Bank Jatim Cabang Jombang. Guna disebar luaskan di masyarakat. Buku perda tersebut diserahkan kepada Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Jombang, disaksikan oleh dr. Iskandar dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang.

Selanjutnya buku tersebut diserahkan kepada seluruh peserta yang hadir, yakni para Ketua dan Anggota Organisasi Wanita di kabupaten Jombang peserta sosialisasi. (Wati_Humas Jombang/adv/met)

post-top-smn

Baca berita terkait