Monday, 21 January 2019

Karyawan Maspion Unit III Tewas Disambar Kereta Api Pertamina

post-top-smn

Mayat korban yang sedang di evakuasi oleh pihak kepolisian.

Sidoarjo, SMN – karyawan Maspion unit III tewas setelah tertabrak kereta api (KA) pertamina di perlintasan kereta api desa Seruni kecamatan gedangan, Senin (24/09/18) siang. Korban mengalami luka parah di sekujur tubuhnya setelah terpental akibat dihantam kereta api. Akibat insiden ini diketahui adalah Mustofa (49) warga Kutorejo Mojokerto, yang tinggal di rumah kos beralamat di RT 04 RW 01 desa Punggul kecamatan Gedangan.

Menurut informasi dari salah satu warga, yang berada di lokasi kejadian sekaligus saksi mata, mengatakan, kejadian sekitar 14:00 WIB, korban berjalan kaki dan menyeberangi rel kereta di sebelah barat desa Seruni. Bersamaan itu pula, tiba-tiba dari arah utara kereta api tengki pertamina loc 2623 yang melalui rel tersebut melaju sangat cepat. Namun karyawan Maspion III tersebut tidak beranjak dari rel karena menganggap kereta masih jauh.

Akhirnya karyawan tersebut, tertabrak dan terseret hingga 25 meter serta meninggal di tempat kejadian. “Sudah saya teriaki, tapi korban tidak mendengar,” ujar yadi warga yang melihatnya. Melihat kejadian yang berlangsung sangat cepat saksi mata berlarian langsung mendekati korban yang tergeletak di pinggir bebatuan dekat rel. Warga di sekitar lokasi kejadian segera menutupi mayat tersebut dengan kardus, karena melihat kondisi badan korban yang sudah hancur. Kemudian “mayat tersebut di bawa mobil ambulance dari RSUD Sidoarjo, kata anggota kepolisian Polsek Gedangan Aiptu Mujib saat berada di TKP. Istri korban yang mendengar kejadian ini, tidak bisa menahan hingga pingsan berkali-kali karena melihat kondisi suaminya yang mengenaskan.

Dengan adanya insiden ini pihak kepolisian dari Polsek Gedangan akan menyelidiki terkait penyebab terjadinya kecelakaan ini. Karena  informasi yang di dapat masih simpang siur yang di sampaikan oleh warga yang rumahnya berdekatan dengan rel kereta api tersebut.(Try)

post-top-smn

Baca berita terkait