Saturday, 24 August 2019

Breaking News

Karnaval, Agenda Rutin yang Hidupkan Ekonomi Kecil

post-top-smn

Meriahnya kendaraan hias dan riasan peserta karnaval turut menghidupkan usaha kreatif seperti jasa dekorasi dan salon tata rias di Ngawi.

Ngawi, SMN – Ajang tahunan karnaval, ternyata memberi efek samping positif pada beberapa sektor usaha swasta yang ada di kota Ngawi.
Salah satu efek kenaikan pendapatan diperoleh pelaku  usaha bidang usaha dekorasi. Usaha daya kreasi ini biasanya laris karena  banyaknya permintaan menghias kendaraan untuk karnaval. Dana yang dikeluarkan untuk mobil sekelas pikap antara Rp 2,5 juta sampai tak terbatas. “Walaupun ini merupakan penghasilan musiman namun nilainya lumayan,” ujar Anto, pembuat mobil hias karnaval di Ngawi.
Keuntungan lain juga menyapa pelaku usaha rias, salon dan persewaan baju tradisional. “Dua minggu sebelum karnaval biasanya baju-baju sudah punya pengorder,” ungkap Endang, salah satu pemilik usaha baju bhineka. Sementara untuk usaha rias dan salon benar-benar panen order. Peningkatan permintaan rias ini bisa mencapai tiga kali lipat dibanding hari lainnya. “Riasan,  sewa baju untuk maskot karnaval putri, bisa lebih dari Rp 500 ribu per orang, kalau untuk peserta karnaval bukan maskot ya relatif,” ujar Rere, salah satu pemilik usaha salon dan rias pengantin di Ngawi.
Pedagang dadakan juga bermunculan saat even karnaval Agustus. Ribuan orang pengunjung bisa memadati jalan raya di Ngawi kita dan lahan empuk bagi pedagang asongan dan usaha kecil dadakan. Makanan dan minuman serta jajanan dan mainan anak, adalah beberapa produk yang banyak diserbu penonton karnaval. (ari)
post-top-smn

Baca berita terkait