Wednesday, 26 June 2019

Kapolres Beri Bantuan Karpet ke SDN Klakah 04

post-top-smn

Proses penyerahan bantuan dilakukan oleh Kapolres kepada Kepala SDN Klakah 04, Buasan Arifin, dan disaksikan sejumlah perwira di Polres Lumajang.

Lumajang, suaramedianasional.co.id – Kondisi ruang kelas yang ambruk akibat diterjang hujan deras beberapa waktu lalu, sangat memprihatinkan,  karena bangunan ini baru direhab sebulan lalu, namun sudah ambruk.
Salah satu faktor yang mengakibatkan robohnya bangunan SDN 4 Klakah, adalah akibat hujan deras yang disertai angin selama sehari semalam.
Bangunan SDN 04 Klakah berdiri pada Th. 1974 dan baru saja selesai renovasi pada Oktober 2018.
Dikarenakan genting merupakan sisa dari bangunan lama,  terbuat dari bahan yg cukup berat ditambah debit air hujan yg cukup lebat membuat rangka galvalum tidak kuat termasuk dinding penyangga tidak mampu menahan sehingga roboh.
Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran, saat ditemui awak media di lokasi ambruknya sekolah mengatakan, kalau pihaknya sudah mengirimkan tim untuk melakukan olah TKP. “Proyek rehab ini dikerjakan oleh CV AGA, dengan nilai proyek sekitar Rp193,05 juta, dan sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap pengelola proyek ini,” kata Hasran.
Sejauh ini, kata Kasat Reskrim, masih belum ditemukan tindak pidana pada kejadian ini, sebab, proyek ini masih belum diserah terimakan dari pemborong ke kepala sekolah.
Ambruknya dua ruang kelas di SDN 04 Klakah, Lumajang mengundang keprihatinan Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban Senin pagi (10/12), Kapolres mendatangi sekolah tersebut dan memberikan bantuan karpet ke pihak sekolah.
Proses penyerahan bantuan dilakukan oleh Kapolres kepada Kepala SDN Klakah 04, Buasan Arifin, dan disaksikan sejumlah perwira di Polres Lumajang.
“Kami memberikan karpet ini, karena saya sendiri mendengar kalau sekolah ini ruang kelasnya ambruk. Dan anak-anak belajarnya di lantai,” ungkap Arsal.
Selain memberikan bantuan, Kapolres dan rombongan juga melihat langsung kondisi ruang kelas yang ambruk akibat diterjang hujan deras beberapa waktu lalu. Ia merasa prihatin, karena bangunan ini baru direhab sebulan lalu, namun sudah ambruk. “Kita sudah perintahkan Kasat Reskrim Polres Lumajang untuk menyelidiki penyebab lain dari ambruknya ruang kelas sekolah ini,”  tambah Arsal.
Kapolres berharap, dengan diberi karpet, siswa setidaknya memiliki alas dan tidak kedinginan jika harus belajar di lantai.(tik)

 

post-top-smn

Baca berita terkait