Sunday, 27 May 2018

Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Probolinggo Musnahkan dan Sosialisasi Arsip

post-top-smn
Penandatanganan pemusnahan arsip oleh Walikota dan Kepala kantor Perputakaan dan Arsip serta pejabat lainnya di Kantor Sabha Bhina Praja.

Penandatanganan pemusnahan arsip oleh Walikota dan Kepala kantor Perputakaan dan Arsip serta pejabat lainnya di Kantor Sabha Bhina Praja.

Probolinggo, SMN – Pemerintah Kota Probolinggo yang dalam hal ini Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah hari ini ( 25/10) menggelar acara Pemusnahan dan Sosialisasi arsip yang ada dilingkungan pemerintah Kota Probolinggo.

Hadir dalam acara tersebut Walikota HJ.Rukmini.Sh.Msi, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas, Camat, Lurah, Petugas pengelola Arsip, Kasubid Inaktif Badan Perpustakaan dan kearsipan Provinsi Jawa Timur selaku Narasumber.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip IR.Nuril Anwar.MmA dalam laporannya menjelaskan bahwa sesuai dasar pelaksanaan dan peraturan tentang pedoman pemusnahan arsip maka sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk melaksanakan pemusnahan arsip sesuai ketentuan yang berlaku.

Lebih lanjut IR.Nuril menjelaskan pemusnahan arsip SKPD bertujuan untuk mengurangi volume atau jumlah arsip, agar terjadi penhematan biaya perawatan, sarana prasarana, tenaga dan waktu untuk menemukan tempat arsip yang diperlukan sekaligus untuk melestarikan arsip yang bernilai guna.

Pemusnahan arsip juga memberikan pemahaman bagi kita bagaimana seharusnya mengelola arsip yang benar,efektif dan efesien, sehingga arsip tidak dibiarkan menumpuk dan mengotori ruangan serta menghindari penggunaan arsip oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab.

IR.Nuril juga menjelaskan sebagai pendapingan pemusnahan arsip, sudah dilaksanakan dari mulai tahap penyeleksian arsip, pembuatan daftar usulan pemusnahan arsip, teknis penilaian arsip yang melibatkan unsur dari Inspekturat,Badan Kepegawaian Daerah, Bagian Hukum, dan Perijinan.

Sebagai harapan dengan pemusnahan arsip yang sudah tidak bernilai guna maka pengelolaan arsip menjadi lebih tertib dan terarah, sehingga membantu memperlancar tugas administrasi, dapat nyaman, indah dan menumbuhkan semangat pegawai dilingkungan pemkot Probolinggo dalam melayani masyarakat.

Sedang Tujuan diselenggarakan acara tersebut adalah untuk menambah wawasan tentang penyusunan arsip, serta memberikan pemahaman pemusnahan arsip yang tidak bernilai guna sesuai ketentuan yang berlaku, dan dilaporkan juga terkait jumlah SKPD yang mengikuti pemusnahan tersebut yaitu sebanyak 22 SKPD dan yang dimusnahkan sebanyak 38.083 berkas, yang hasil pemusnahan nantinya akan dimasukan ke Pendapatan Asli Daerah ( PAD).

“ Arsipmu adalah masa depanmu maka selamat kanlah Arsipmu adalah kebijaksanaanmu maka manfaatkanlah “ “ tidak ada pekerjaan didunia yang tidak butuh arsip kecuali orang orang yang tidak bertanggung jawab “.

Kasubbid Inaktif Badan Perpuda Jawa Timur Drs. Bambang Irawan Msi,selaku narasumber dan mewakili kepala Badan perpusda jatim mengatakan yang pada intinya bahwa urusan arsip adalah merupakan urusan yang wajib dilakukan oleh pemerintah daerah dan harus dilakukan penyusutan arsip yang sudah tidak bernilai guna.

Walikota HJ. Rukmini.Sh.Msi dalam sambutannya mengatakan selain medapatkan hasil dari pemusnahan arsip tersebut maka kantor arsip harus menganggarkan anggarannya yang cukup.

Pada intinya Walikota mengatakan arsip di SKPD agar segera dipilah pilah dan disimpan yang tertib, agar berkas arsip yang penting tidak hilang.

Lebih lanjut Walikota mengatakan dari sisi ilmiah arsip dapat digunakan untuk penelitian, terutama arsip yang mengandung nilai sejarah yang disimpan secara permanen.

Walikota juga menhimbau kepada seluruh SKPD untuk membenahi dan menertipkan arsipnya masing masing dengan memberikan tugas kepada Arsiparis secara penuh, mengidetifikasi, mengelola, menyeleksi arsip yang akan dimusnahkan. (edy)

post-top-smn

Baca berita terkait