Tuesday, 23 April 2019

Kanopi PKL Roboh Diterjang Hujan dan Angin

post-top-smn

Puluhan bangku dan rombong PKL tertimpa reruntuhan atap kanopi, hal tersebut akibat hujan dan angin yang tak kunjung reda sehingga sebagian kanopi Pedagang Kaki Lima (PKL) Monumen Sampang, Madura, Jawa Timur, ambruk Sabtu sore (19/1).

Sampang, suaramedianasional.co.id –  Puluhan bangku dan rombong PKL tertimpa reruntuhan atap kanopi, hal tersebut akibat hujan dan angin yang tak kunjung reda sehingga sebagian kanopi Pedagang Kaki Lima (PKL) Monumen Sampang, Madura, Jawa Timur,  ambruk Sabtu sore (19/1).
Sebagian kanopi yang ambruk ada di sisi barat dari utara sampai pertengahan barisan PKL yang terletak di Monumen Jl Trunojoyo.
Tim IRC BPBD Sampang dipimpin oleh Kasi Kedaruratan dan Logistik H. Moh Imam dan dibantu petugas dari unit PLN Sampang melakukan evakuasi sementara.
Menurut Faizin, Ketua Paguyuban PKL Monumen, ambruknya kanopi terjadi sekitar pukul 15.30 wib.
Saat itu ia bersama PKL yang lain sedang mempersiapkan barang dagangan, “Saya kaget, Mas, langsung menghubungi teman teman dan berkoordinasi dengan Diskumnaker,” katanya.
Ia berharap ada yang mengevaluasi dan memikirkan sisa kanopi yang ada untuk menjamin keamanan PKL maupun pengunjung.
Kepala BPBD Sampang, Anang Djoenaidi langsung memerintahkan tim IRC untuk membantu evakuasi sementara reruntuhan kanopi.
“Sejak sore sudah saya perintahkan Tim IRC mas, tapi karena masih memantau lokasi banjir di Jalan Teuku Umar jadi agak terlambat,” tuturnya.
Tugas Joko Wasito, dari Diskumnaker Sampang mengungkapkan, ambruknya kanopi selain disebabkan angin dan hujan juga terbebani tumpukan dedaunan dari pohon yang ada di atasnya.
Sampai Sabtu malam kanopi rusak sudah dievakuasi tim IRC BPBD dan diamankan sebagai bukti pertanggungjawaban.
“Saya koordinasi juga dengan DLH, saya ucapkan terima kasih kepada BPBD yang tanggap dan cepat membantu evakuasi,” tandas Tugas Joko Wasito
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, saat ini tim IRC sedang memotong kanopi berikut tiang pancang untuk dievakuasi ke tempat yang aman. (why)
post-top-smn

Baca berita terkait