Wednesday, 26 June 2019

Kampanye GPN, BI Sinergi Pembayaran Untuk Kemandirian Negeri

post-top-smn

Jember, Suaramedianasional.co.id – Bank Indonesia bersama perbankan yang tergabung dalam Sub BMPD Jatim-Jember meluncurkan kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sebagai wujud interkoneksi (saling terhubung) antar switching dan interoperabilitas (saling dapat dioperasikan) sistem pembayaran nasional.

Menurut Deputi Direktur kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember, Hestu Wibowo kepada media ini mengatakan ada tiga sasaran utama implementasi GPN.

Pertama, kata Hestu adalah dengan menciptakan ekosistem sistem pembayaran yang saling interkoneksi, interoperabilitas dan mampu melaksanakan pemrosesan transaksi yang mencakup otorisasi, kliring dan setelmen secara domestik.

“Kedua, meningkatkan perlindungan konsumen antara lain melalui pengamanan data transaksi nasabah dalam setiap transaksi,” bebernya.

Dan yang ketiga, menurut Hestu adalah meyakinkan ketersediaan dan integritas data transaksi sistem pembayaran nasional guna mendukung efektivitas transmisi kebijakan moneter, efisiensi intermediasi dan resiliensi sistem keuangan.

“Selain itu, GPN juga dihadirkan sebagai backbone guna memberikan dukungan penuh bagi program-program Pemerintah termasuk penyaluran bantuan sosial non tunai, elektronifikasi jalan tol dan transportasi publik, keuangan inklusif dan pengembangan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik sebagaimana yang telah dimandatkan dalam Perpres No. 74 Tahun 2017 tentang Roadmap E-commerce,” tambahnya.

GPN ini, kata Hestu sangat berguna untuk menyatukan berbagai sistem pembayaran milik berbagai bank yang berbeda.

“Dengan GPN, saat masyarakat pemegang kartu debet milik bank A belanja di toko tertentu, mereka bisa menggunakan kartunya di mesin EDC mana pun, tidak wajib menggunakan EDC keluaran bank A,” imbuhnya.

Dengan kampanye ini, pihak BI menargetkan penukaran kartu yang ingin dicapai hingga akhir tahun ini sebanyak 30 persen dari jumlah rekening.

“Untuk Kabupaten Jember ditargetkan sekitar 740 ribu kartu, sedangkan untuk wilayah Sekarkijang ditargetkan sebanyak sekitar 1.7 juta kartu,” paparnya.

Pekan Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional ini dimulai dari tanggal 21 Oktober s.d 2 November 2018, terdiri dari : Kegiatan penukaran kartu GPN di seluruh kantor perbankan di SEKARKIJANG, Kegiatan sosialisasi kepada merchant, nasabah prima perbankan, mahasiswa dan akademisi serta kegiatan talk show di radio lokal.

Layanan penukaran kartu GPN di tempat-tempat umum yang bekerjasama dengan 11 (Sebelas) KC bank-bank di wilayah Jember, yaitu Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BCA, BPD Jatim, Bank Panin, Bank Woori Bersaudara, Bank Nobu dan Rabobank.

Seperti dikutip dari media online lokal, Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. mengatakan peluncuran GPN ini membuktikan dunia perbankan dan insan perbankan adalah bagian penting mengawal NKRI. Karena itu, Bupati mengajak insan perbankan di Jember mengejar target.

Bupati mengajak perbankan untuk mencapai target GPN. Salah satunya dengan menyiapkan ATM yang telah berlogo GPN pada kongres guru ngaji yang akan digelar Pemkab Jember.

Jumlah guru ngaji lebih dari 15 ribu. “Selama kongres, langsung kita ganti ATM-nya dengan kartu yang berlogo GPN,” jelas Bupati Faida.

Demikian pula dengan kader Posyandu, yang jumlahnya mencapai lebih 13 ribu. Termasuk 15 ribu takmir masjid dan lebih 10 ribu ibu hamil.

Mereka adalah kelompok besar yang menjadi potensi untuk mencapai target GPN. Sebelumnya, mereka telah mendapat kartu ATM untuk menerima bantuan dari pemerintah.(afu)

post-top-smn

Baca berita terkait