Friday, 24 May 2019

KALI INI CAK THORIQ MENJADI INSPEKTUR UPACARA

post-top-smn

Pada peringatan hari kesaktian Pancasila, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, MML., bertindak sebagai Inspektur Upacara, yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, pada Senin (1/10) pagi.

LUMAJANG, SMN – Pada peringatan hari kesaktian Pancasila, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, MML., bertindak sebagai Inspektur Upacara, yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Lumajang, pada Senin (1/10) pagi. Upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, dengan Perwira Upacara Kepala Bakesbangpol Kab. Lumajang, Ir. Suyanto, dan Komandan Upacara  Camat Yosowilangun, Yonie Nurcahyono, S.STP., MM.  Turut hadir, Forkopimda, Jajaran TNI dan Polri, pimpinan dan anggota DPRD, siswa perwakilan SMA/SMK/MA, Mahasiswa, serta Tokoh Agama, dan Masyarakat Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lumajang yang akrab dipanggil dengan sapaan Cak Thoriq, menyerahkan tropy penghargaan bagi peserta upacara terbaik, yaitu juara 1 MAN Lumajang, juara 2 SMK Muhammadiyah Lumajang, dan juara 3 SMAN 1 Lumajang. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, H. Agus Wicaksono, S.Sos., membacakan Ikrar tertulis Ketua DPRD RI, . Bambang Soesatyo, S.E. M.B.A., yang intinya menyampaikan, ” Semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila.

“Bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegaknya NKRI. Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila,” tandasnya.  Latar belakang diperingatinya Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober adalah peristiwa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 30 September 1965.

Gerakan Pemberontakan dan Upaya Kudeta, yang dilancarkan oleh PKI, guna mengubah ideologi bangsa Indonesia Pancasila menjadi berideologi Komunis (Peristiwa G30S/PKI).  Namun pemberontakan yang dilakukan PKI gagal, maka betapa sakti dan sakralnya Pancasila, sehingga Pancasila tidak mampu dirongrong oleh PKI. Karena Kesaktian Pancasila itulah sehingga diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila setiap 1 Oktober (Tiek).

post-top-smn

Baca berita terkait