Sunday, 16 December 2018

Kabupaten Trenggalek dan KEIN Bertekat Wujudkan Desa Emas di Trenggalek

post-top-smn

 

Plt. Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin beserta Kadis Pertanian dan Pangan Kab. Trenggalek, Ketua Pokja KEIN, Camat dan Unsur Kelompok Tani.

Trenggalek, SMN – Merupakan kesempatan langka, Plt. Bupati Trenggalek H. Moch. Nur Arifin yang juga Wakil Bupati Trenggalek menerima kunjungan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Republik Indonesia Pokja Industri Pedesaan yang diketuai oleh Aries Mufti di Paringgitan – Pendopo Manggala Praja Nugraha Kabupaten Trenggalek pada Senin 19/02/2018.

 

Plt. Bupati Trenggalek H. Moch Nur Arifin memimpin secara langsung sarasehan dengan tema Identifikasi Pengembangan Agro Industri Pedesaan Berbasis Pertanian Pajale dan Pembentukan Tekchnopark Agro Industri Desa. “Kenapa pertanian, karena enam puluh persen dari penduduk Trenggalek adalah petani. Kenapa harus terpadu, karena dengan keterpaduan maka biaya produksi akan lebih murah. Karena itu pertanian menjadi sektor penting dalam pembangunan, yang diharapkan para petani ini di Trenggalek bisa berdaulat,” jelasnya.

 

Dengan kesadaran dan komitmen dari anggota koperasi ini, nantinya selaku unsur pimpinan daerah semua akan mensinergikan kebijakan yang bisa dibuatnya sebagai upaya untuk pemasaran. Misalnya dengan edaran untuk pemakaian produk beras organik dan hasil pertanian lainnya untuk kegiatan pemerintah daerah.

 

Wakil Bupati Trenggalek ini juga mengingatkan pentingnya kesadaran untuk membantu pengentasan kemiskinan oleh para petani. Sehingga pengelolaan industri pertanian disyaratkan dalam wadah koperasi, dimana manfaat, keuntungan dan kerugian ditanggung bersama. Juga pentingnya kesadaran untuk membagi keuntungan dengan menyisihkan untuk berzakat yang dikelola oleh UPZ (Unit Pengelola Zakat) untuk dikembalikan atau disalurkan pada para kaum duafa yang membutuhkan.

 

Pada kesempatan kali ini Ketua Pokja Industri Pedesaan KEIN, Aries Mufti bersama rombongan berkunjung ke beberapa lokasi yaitu Perkebunan Dillem Wilis Kecamatan Bendungan, Rumah Produksi Pupuk Organik Cair (POC) milik Koperasi Tani (Koperta) AL-Mubarok yang berada di Kecamatan Pogalan, serta Rumah Cokelat Binaan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek di Kecamatan Karangan. Tentunya dengan harapan semua itu untuk mewujudkan Desa Industri Mandiri sebagai strategi menuju Desa Emas yang selaras dengan amanat presiden Joko Widodo untuk membentuk Desa Emas Tahun 2045, yang plotingnya akan dimulai dari Kabupaten Trenggalek.

 

Aries sapaan akbab ketua Pokja Industri Pedesaan – KEIN juga menambahkan, “Untuk membangun industri pedesaan,harus melihat Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). KEIN akan mensupport, mengakselerasikan, bagaimana program yang disusun dari pemerintah pusat sehingga bisa tersinergi dan sesuai dengan pemerintah daerah.” Dengan harapannya setidaknya setiap tahunnya ada peningkatan pendapatan masyarakat, utamanya petani, sehingga angka kemiskinan berkurang, pungkasnya.(Humas/Ed/Adv)

post-top-smn

Baca berita terkait