Wednesday, 19 December 2018

Jokowi Bakal Lantik Sultan Sebagai Gubernur DIY di Yogyakarta

post-top-smn
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan warga saat menggelar 'open house' di Istana Kepresidenan Yogyakarta, 9 Juli 2016. Dalam open house tersebut, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X

Presiden Joko Widodo bersalaman dengan warga saat menggelar ‘open house’ di Istana Kepresidenan Yogyakarta, 9 Juli 2016. Dalam open house tersebut, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X

Yogyakata, SMN – Menteri Sekretaris Negara Pratikno memastikan bahwa pelantikan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Gubenur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X akan dilaksanaka secara terpisah.

Dengan demikian, pelantikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan digelar di Gedung Agung Yogyakarta, seperti yang menjadi opsi kedua dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. “Untuk pelantikan Gubernur DIY, akan dilaksanakan di Yogya eperti yang lalu,” ujar Pratikno di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis, 28 September 2017.

Sebelumnya, Tjahjo menyerahkan dua opsi kepada Presiden Jokowi terkait pelaksanaan pelantikan Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur DIY. Sri Sultan Hamengku Buwono X akan habis masa jabatannya pada tanggal 10 Oktober 207, sementara Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat habis masa jabatannya pada 15 Oktober 2017.

Menurut Tjahjo bila pelantikan dilakukan secara bersamaan pada 15 Oktober 2017, maka perlu dicari Pelaksana Harian Gubernur DIY pada tanggal 10 Oktober sembari menunggu Sri Sultan Hamengku Buwono X pada 15 Oktober 2017.

Sementara itu, opsi kedua, pelantikan dilakukan secara terpisah. Pelantikan Gubernur DIY dilakukan pada 10 Oktober 2017 sementara pelantikan Gubernur DKI Jakarta dilakukan pada 15 Oktober 2017. Pelantikan bisa dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, atau Mendagri Tjahjo Kumolo sendiri.

Pratikno mengatakan, pemilihan opsi kedua atas pertimbangan waktu dan administrrasi. Dengan memilih opsi kedua, maka Pemerintah DIY tak perlu mencari Pelaksana Harian untuk menggantikan Sri Sultan Hamengku Buwono X selama beberapa hari.

Adapun pelaksana pelantikan nanti, Pratikno memastikan keduanya akan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo. Namun, untuk lokasi, masih bisa berubah. Sebagai catatan, pelantikan Sri Sultan Hamengku Buwono ke X pada 2012 lalu dilakukan di Yogyakarta oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. SBY kala itu melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X di Istana Kepresidenan Gedung Agung, Yogyakarta.(tmp)

post-top-smn

Baca berita terkait