Tuesday, 16 October 2018

Jelang Tahun Baru 2017 Harga Bahan Pokok Relatif Stabil

post-top-smn
Ilustrasi - bahan pokok

Ilustrasi – bahan pokok

Surabaya, SMN – Menjelang Tahun Baru 2017 harga bahan pokok diberbagai pasar rakyat di Surabaya relatif stabil kecuali cabe rawit merangkak naik. Harga beras kelas medium IR 64 rata-rata paling murah Rp 8,000-9.000/kg, beras premium bengawan Rp 10.600/kg, mentik wangi Rp 12.500/kg, gula pasir 12.500/kg, minyak goreng tanpa merek Rp 12.600/kg, telur ayam broiler Rp 20.500/kg, daging ayam ras Rp 29.000/kg dan daging sapi Rp 104.500 kg.

Ketua Paguyupan Pedagang Beras Pasar Beras Bendul Merisi, Surabaya Sudarno saat dikonfirmsi, Kamis (29/12) mengatakan, harga beras mendekati tahun baru masih cukup stabil karena pedagang beras khususnya di Surabaya dan sekitarnya sepakat tidak  menaikan harga makanan pokok beras.

Meskipun harga beras dibilang masih stagnan sehingga daya beli masyarakat/konsumen tetap tinggi. Setiap hari pasar beras Bendul Merisi Surabaya pada jam-jam tertentu masih ramai dikunjungi masyarakat baik para pedagang peras maupun masyarakat yang membeli beras untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual kembali. Pedagang beras di Pasar Beras Bendul Merisi rata-rata setiap pedagang masih menjual rata-rata 3 ton/harinya

Dikatakannya, beras yang dijual bersama pedagang beras lainnya merupakan beras lokal yang didatangkan langsung dari petani dan penggilingan beras dari sentra-sentra penghasil beras di pantura Jawa Timur seperti Lamongan, Bojonegoro, Tuban, kemudian dari Ngawi, Jember, Banyuwangi dan sekitarnya. Karena langsung membneli dari petani maka harga beras di pasar Beras Mendul Merisi Surabaya lebih murah dibanding dengan harga dipasar-pasar rakyat dan pasar modern.

Menurut dia, harga beras saat ini masih stabil berbeda dengan harga sayuran seperti cabe rawit yang harganya terus naik.  Salah satu penyebabnya harga sayur cabe rawit karena cabe cepat busuk jika kena air hujan dan sentara-sentra cabe rawit sebagaian terkenan bencana banjir dan longsor.

Berikut data terakhir harga kebutuhan bahan pokok di tingkat eceran dari Disperindag Jawa Timur dan hasil pantauan reporter JNR di pasar rakyat Surabaya pada Kamis (29/12). Gula pasir lokal rata-rata Rp 12.700/kg, gula-Ku Rp 13.500/kg, gula merah Rp 13 500/kg, minyak goreng tanpa merek kualitas bagus rata-rata Rp 11.600/kg, minyak goreng Bimoli kemasan botol plastik Rp 13.000/liter, garam bataan beryodium Rp 750/batang, dan garam hancur beryodium Rp .4.000/kg. Daging ayam kampung Rp 56.000/ekor, telur ayam kampung Rp 36.000/kg, ikan asin teri Rp 57.000/kg.

Harga bawang merah rata-rata Rp 32.000/kg, bawang putih sinco Rp 33.500/kg, cabe merah keriting rata-rata Rp 37.000/kg, cabe merah biasa Rp 30.000/kg dan cabe rawit merah Rp 67.500/kg, kentang Rp 12.500/kg, tomat sayur Rp 9.000/kg wortel lokal Rp 9.000/kg, kacang buncis Rp 9.000/kg, kubis Rp 11.000/kg.

Kemudian kacang tanah Rp 23.000/kg dan kacang hijau Rp 17.500/kg, kacang kedelai lokal Rp 8.000/kg, kacang kedelai impor Rp 8. 500/kg. Apel merah impor Rp 30.000/kg, pisang ambon Rp 25.000/sisir, pisang raja super Rp 27.000/sisir, pepaya Rp 6.500/kg. Harga semen gresik sekitar Rp 51.800/40kg/zak dan semen tiga roda (abu-abu) Rp 49.000/40kg/zak. (ryo/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait