Sunday, 18 November 2018

Jatim Terus Tingkatkan Kerjasama Perdagangan dengan Rusia

post-top-smn

Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia di Rusia, yang bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya.

Surabaya, Suaramedianasional.co.idProvinsi Jawa Timur akan terus meningkatkan kerjasama perdagangan dengan Rusia, terutama untuk komoditi seperti buah dan perhiasan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo saat menerima Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia di Rusia, yang bertempat di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (2/11).

Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim mengatakan, Jatim memiliki potensi besar untuk komoditi buah terutama mangga. Apalagi mangga sangat disukai oleh masyarakat Rusia. Selain mangga, perhiasan juga merupakan salah satu komoditi ekspor besar dari Jatim.

“Di daerah seperti Madiun dan Magetan banyak pohon mangga yang ditanam di pinggir jalan, kita juga ekspor sekitar 800 ton mangga per tahun. Selain itu kita memiliki potensi mangga podang yang warnanya kuning,” katanya.

Menurutnya, pasar Rusia sangat besar untuk produk-produk dari Indonesia terutama Jawa Timur. Untuk itu, ke depan ia akan membicarakan lagi teknisnya secara detail.

“Kami akan pilih produk yang bisa kontinu, jadi nanti akan dihitung seperti apa skala ekonominya,” terangnya.

Seperti diketahui, neraca perdagangan Jatim dengan Rusia selama kurun waktu 2014 sampai dengan Juni 2018 setiap tahunnya menunjukkan angka defisit bagi Jatim. Dimana ekspor Jatim ke Rusia dari Januari sampai dengan Juni 2018 sebesar US$ 78,95 juta. Adapun 3 komoditi ekspor utama non migas yaitu bahan kimia organik, alas kaki, lemak dan minyak hewan/nabati. Sementara impor Jatim dari Rusia dari Januari sampai dengan Juni 2018 sebesar US$ 232,11 juta, dengan 3 komoditi utama impor non-migas yaitu besi, baja, pupuk, dan gandum-ganduman.

Dalam kesempatan ini, Pakde Karwo menyambut baik kunjungan Dubes LBBP RI di Rusia yang dinilai sangat aktif mendorong perdagangan Jatim dengan Rusia. “Biasanya kami memiliki Kantor Perwakilan Dagang (KPD) di beberapa negara, namun saya melihat Pak Dubes sangat aktif jadi kami terbantu sekali,” katanya.

Sementara itu, Dubes LBBP RI di Rusia, Mohamad Wahid Supriyadi mengatakan, kunjungan ke Jatim ini dilakukan untuk mendorong ekspor produk-produk Jatim ke Rusia terutama buah mangga dan perhiasan.

“Saya melihat Jatim punya potensi besar untuk dua komoditi tersebut, apalagi di Rusia walaupun banyak batu mulia tapi pengolahannya masih buruk,” katanya.

Selain ekspor, Dubes juga mengajak Provinsi Jatim untuk kembali ikut berpartisipasi dalam Festival Indonesia ke-4 yang akan diselenggarakan tahun depan. Alasannya, potensi Jatim sangat digemari dan diminati warga Rusia. Festival Indonesia merupakan rangkaian kegiatan mulai bisnis forum, pameran, promosi terpadu perdagangan, sampai dengan seni budaya yang digelar oleh KBRI Moskow di Rusia.

“Kami juga menyampaikan usulan pemerintah St. Petersburg yang ingin menjalin hubungan Sister Province dengan Jawa Timur,” pungkasnya.

Turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jatim, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Prov Jatim, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim. (*)

post-top-smn

Baca berita terkait