Thursday, 21 June 2018

Jatim Peroleh Tambahan Anggaran Perbaikan Jalan Nasional

post-top-smn
Ilustrasi - perbaikan jalan

Ilustrasi – perbaikan jalan

Surabaya, SMN -Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akhirnya memberikan respon positif terhadap tambahan anggaran yang digunakan untuk perbaikan jalan nasional di sejumlah ruas yang ada di Jatim.

Hal ini diketahui saat Komisi D DPRD Jatim bersama pemprov Jatim melakukan kunjungan ke Kementerian PUPR dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jatim, Hamy Wahyunianto ditemui di DPRD Jatim, Selasa (17/1) mengatakan, anggaran perbaikan jalan nasional di ruas Manyar di Kabupaten Gresik mendapat tambahan Rp 40 miliar.

“Tambahan tersebut untuk perbaikan jalan sepanjang 7 km. Rinciannya, 3 km yang rusak parah akan dibeton dan sisanya 4 km akan dioverlay,” ujar Hamy yang merupakan politisi asal Fraksi PKS Jatim.

Sedangkan untuk ruas jalan Kalianak di Kota Surabaya, dialokasikan sebesar Rp 26 miliar untuk perbaikan sepanjang 2,6 km. “Yang dibeton hanya sepanjang 200 meter dan sisanya cuma dioverlay,” paparnya.

Kemudian untuk ruas Taman-Waru, di Kabupaten Sidoarjo yang diperbaiki sepanjang 1,1 km dengan anggaran Rp 25,3 miliar. Khusus untuk ruas Trosobo akan dinaikkan sepanjang 200 meter. “Jalan nasional di ruas Trosobo akan ditinggikan karena di lokasi tersebut sering tergenang akibat posisinya lebih rendah dari bahu jalan,” ujarnya.

Dari total 2.361 km jalan nasional di wilayah Jatim, lanjut Hamy tingkat kemantapan jalannya sekitar 75 %. Namun hal itu bisa berkurang karena curah hujan masih tinggi di hampir seluruh wilayah Jatim. “25 % jalan nasional di Jatim yang kondisinya tak mantab akan diperbaiki melalui anggaran perbaikan rutin,” tambahnya.

Di sisi lain, pihaknya juga mengusulkan kepada BBPJN VIII supaya menyiapkan sistem ritel (penunjukan langsung) untuk antisipasi perbaikan jalan di bulan Nopember – Pebruari, sehingga tak perlu melalui tender. “Di bulan-bulan itu kondisi jalan sering mengalami kerusakan akibat curah hujan yang tinggi, kalau tak segera ditangani maka kerusakannya akan bertambah parah,” ujar Hamy.

Selain itu, Komisi D DPRD Jatim juga mengusulkan agar dibuatkan anggaran khusus untuk bulan-bulan dengan curah hujan tinggi seperti Desember dan Januari serta menyediakan stok material supaya perbaikan jalan rusak bisa secepatnya dilakukan.

“Usulan ini sudah dilakukan Dinas PU Bina Marga Jatim, sehingga tak sampai 2×24 jam begitu ada informasi jalan berlubang bisa segera diperbaiki, sehingga tidak bertambah parah,”ujar Hamy politisi asal Dapil Jatim I Surabaya – Sidoarjo. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait