Monday, 18 June 2018

Jatim Borong 31 Penghargaan Wahana Tata Nugraha

post-top-smn
Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat menerima Penghargaan WTN Wiratama yang diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Istana Wapres RI, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf saat menerima Penghargaan WTN Wiratama yang diserahkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Istana Wapres RI, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Jakarta, SMN – Provinsi Jawa Timur terus mengukir prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemprov Jatim memborong 31 penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) yang diberikan oleh pemerintah pusat. Penghargaan WTN diserahkan sebagai bentuk apresiasi pemerintah pusat atas kerja Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menata transportasi perkotaan.

Penghargaan WTN Wiratama diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla  kepada Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf di Istana Wapres RI, Jakarta, Selasa (31/1).

Usai menerima penghargaan, Gus Ipul-demikian sapaan akrab Wagub Jatim ini menjelaskan penghargaan ini diukur melalui beberapa hal penting, antara lain: 1) Provinsi memiliki dokumen perencanaan yang terpadu dengan pusat dan kabupaten. 2) Alokasi anggaran APBD oleh provinsi, kabupaten/ kota dalam bidang transportasi, 3) peningkatan sarana dan prasarana transportasi, 4) peningkatan pelayanan dan ketertiban di bidang transportasi.

Terkait penghargaan WTN, Gus Ipul, demikian sapaan akrabnya, mengatakan penghargaan ini perlu disyukuri meskipun masih memerlukan kerja keras gubernur dan para bupati walikota untuk membenahi masalah transportasi ini. Salah satu yang penting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk disiplin berlalu lintas

Ditambahkan, piala WTN Wiratama merupakan piala penghargaan presiden RI yang diberikan kepada pemerintah provinsi yang dinilai berkomitmen dalam menata transportasi secara baik dan berhasil melakukan pembinaan kepada kabupaten/kota.        Komitmen  bukan hanya dalam pembangunan fasilitas lalu lintas dan angkutan jalan tetapi sekaligus  peningkatan kinerja dua bidang tersebut. Sedangkan indikator keberhasilan pembinaan, dilihat dari jumlah kabupaten/kota peserta WTN minimal sebanyak 50 persen dari jumlah kabupaten/kota di provinsi tersebut dan jumlah penerima penghargaan WTN minimal 50 persen dari jumlah peserta WTN.

Sesuai dengan Kepmenhub RI Nomor : KP.588 tahun 2016 tentang Penerima Penghargaan WTN, jenis dan kabupaten/kota penerima penghargaan WTN diantaranya kategori Piala WTN Kota Raya diraih oleh Kota Surabaya, kategori WTN Kota Besar diraih Kota Malang, kategori Piala WTN Kota Sedang diraih oleh Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kab. Jombang, dan Kab. Jember, dan kota Probolinggo. Sedangkan kategori Piala WTN Kota Kecil diraih oleh Kab. Tulungagung.

Sementara itu, untuk Piala WTN kategori Angkutan Kota Sedang diraih oleh Kab. Sidoarjo,  kategori Lalu Lintas Kota Sedang diterima oleh Kab. Pasuruan, Kota Pasuruan, Kab. Malang, dan Kab. Banyuwangi. Sedangkan kategori Lalu Lintas Kota Kecil diraih oleh Kab. Madiun, Kab. Ngawi, Kab. Magetan, Kab. Pacitan, Kab. Trenggalek, Kab. Mojokerto, Kab. Blitar, Kab Lumajang, Kab. Tuban, Kab. Lamongan, Kab. Nganjuk, Kab.Gresik, dan Kab. Situbondo. Selanjutnya, kategori Plakat WTN diterima oleh Kab. Kediri dan Kab. Sumenep.

Pada tahun 2016, jumlah kabupaten/kota asal Jatim yang mengikuti kegiatan penghargaan WTN sebanyak 35 kabupaten/kota dengan raihan penghargaan sebanyak 30 kabupaten/kota atau 92 persen.

Sementara itu, pada tahun 2015, jumlah kabupaten/kota di Jatim dinilai sebanyak 31 kabupaten/kota dengan raihan penghargaan sebanyak 27 kabupaten/kota atau 87 persen dari total yang ikut serta.  Dengan begitu, terdapat kenaikan persentase raihan penerimaan penghargaan sebesar lima persen.

Pemberian WTN untuk mendorong dan memotivasi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam penyelenggaraan transportasi perkotaan yang selamat, tertib, lancar, efisien, handal dan berkelanjutan. Secara singkat, pemerintah mendorong terwujudnya budaya tertib lalu lintas dan angkutan di Kabupaten/Kota.(sti/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait