Wednesday, 23 May 2018

Jaga Kondisi Jatim Tetap Kondusif, Polda Gelar Doa Bersama Lintas Agama

post-top-smn
Polda Jawa Timur menggelar doa bersama lintas agama yang diadakan di Tugu Pahlawan, Selasa (29/11) malam

Polda Jawa Timur menggelar doa bersama lintas agama yang diadakan di Tugu Pahlawan, Selasa (29/11) malam

Surabaya, SMN – Guna menjaga keamanan di Jatim tetap aman dan kondusif hingga akhir tahun, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menggelar doa bersama lintas agama yang diadakan di Tugu Pahlawan, Selasa (29/11) malam.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadjid ditemui usai gelar doa bersama mengatakan, doa bersama lintas agama telah rutin digelar setiap menjelang akhir tahun. “Ada doa bersama lintas agama akhir tahun dan nanti ada juga doa bersama pada awal tahun. Itu sudah rutin digelar setiap tahun,” ujarnya.

Menurut kapolda, kegiatan doa bersama lintas agama semacam ini tidak hanya digelar oleh Polda Jatim saja. Pemprov Jatim dan Kodam V Brawijaya juga mengadakan.Bahkan pihaknya menegaskan kegiatan doa bersama lintas agama tidak secara khusus dibuat untuk meredam gerakan aksi bela Islam yang dijadwalkan berlangsung di Ibukota Jakarta dengan pengerahan massa besar-besaran pada 2 Desember. “Ini lebih pada agenda rutin doa bersama tiap menjelang akhir tahun. Agar Indonesia, khususnya wilayah Jawa Timur tetap aman dan kondusif hingga akhir tahun,” tegasnya.

Meski begitu, Kapolda menekankan, bahwa gerakan Bela Islam yang dikenal dengan aksi 212 itu juga merupakan kegiatan doa bersama.  “Sudah diumumkan oleh Kapolri bahwa aksi 212 merupakan kegiatan doa bersama. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sama seperti sholat jamaah bersama, doa bersama juga diperbolehkan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim H Soekarwo mengapresiasi kegiatan doa bersama lintas agama yang digelar Polda Jatim. Menurut dia, kegiatan ini mengajak seluruh umat agar menempat diri pada posisi berdoa dengan sungguh-sungguh.

“Kalau berdoa, kita tinggalkan sifat-sifat non hubungan manusia dengan Tuhan. Dengan begitu hak dan kewajiban setiap warga negara akan berbanding lurus. Yaitu hak yang diberikan oleh konstitusi untuk bebas berekspresi dan kewajiban yang diberikan oleh konstitusi untuk menjaga keamanan negeri ini,” ungkapnya.

Hadir dalam doa bersama lintas agama di Tugu Pahlawan di antaranya Gubernur Jawa Timur H Soekarwo, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI I Made Sukadana, dan Kajati Jatim Maruli Hutagalung. Selain itu rohaniawan dari berbagai agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jatim juga turut hadir. (pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait