Saturday, 20 October 2018

Jabat Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Mikro Definitif, Addien Andhanawarih Akan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pembangunan Ekonomi Mikro

post-top-smn
Addien Andhanawarih, S.Sos, MM

Addien Andhanawarih, S.Sos, MM

Ponorogo, SMN – Setelah 4 bulan menjabat plt Kepala Dinas INDAGKOP, Addien Andhanawarih, S.Sos, MM kini ditetapkan menjadi Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro definitif bersamaan dengan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV dilingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Kamis (29/12) di halaman pendopo kabupaten.kemarin.

Addien mengatakan, Pihaknya sebagai perpanjangan tangan Bupati dirinya siap mengemban amanah yang diberikan untuk memajukan perdagangan, membina koperasi serta meningkatkan usaha mikro dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Dengan meningkatkan usaha mikro bagi masyarakat maka akan tercipta pengusaha-pengusaha yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sehingga akan menambah perputaran uang yang berakibat meningkatnya kesejahteraan masyarakat”, ujarnya.

Usaha mikro yang akan digenjot adalah mengangkat Pedagang Kaki Lima yang jumlahnya ribuan diseluruh Kabupaten Ponorogo dengan memberikan pelatihan, membantu peralatan dan didampingi sampai PK5 tersebut mandiri, urai Addien.

Selain itu pihaknya juga akan membantu promosi melalui media online, media cetak, dan membantu perdagangan antar pulau bahkan antar negara seperti produk reyog dan asesorisnya”, jelas Addien.

Memang sementara ini masih ada miss komunikasi dengan para PKL terkait penataan tempat, namun kita terus berupaya menata tanpa membuat para PKL merugi, justru menambah omzet mereka, ini terus kita upayakan sampai dengan perayaan tahun baru. Biarlah mereka sementara menempati lapaknya yang sekarang, nanti kita akan menatanya, sambung Addien.

Lanjutnya,Sampai dengan saat ini, total binaannya sebanyak 900 UKM dan  akan terus meciptakan UKM-UKM baru, yang nantinya akan berkolaborasi dengan program Bupati yaitu membuat sentra industri kecil yang berkolaborasi dengan kampung reyog, dimana dari proses produksi, promosi sampai dengan terjadinya transaksi akan terus  dampingi”, lanjut Addien.

Sementara itu jumlah Koperasi Wanita (KOPWAN) sebanyak 305 Kopwan dari total keseluruhan jumlah sebanyak 945 koperasi yang masih aktif di Ponorogo, dengan semakin banyaknya koperasi maka kerja sama antara UKM dan koperasi akan semakin meningkat dan sama-sama menguntungkan, dengan sendirinya perekonomian masyarakat akan semakin meningkat, pungkas Addien. (Wied)

post-top-smn

Baca berita terkait