Monday, 23 July 2018

Hj Fatma Saifullah: Berbagi Kasih Tidak Hanya Untuk Anak Yatim

post-top-smn
Ibu HJ. Fatma Saifullah Yusuf memberikan secara simbolis amplop kepada panti asuhan pada acara Buka Puasa dengan 355 Anak Yatim Piatu di Balai Kartika Kodam V Brawijaya Surabaya

Ibu HJ. Fatma Saifullah Yusuf memberikan secara simbolis amplop kepada panti asuhan pada acara Buka Puasa dengan 355 Anak Yatim Piatu di Balai Kartika Kodam V Brawijaya Surabaya

Surabaya, SMN – Berbagi kasih sebaiknya tidak hanya untuk anak-anak yatim saja, tetapi bisa juga dengan penyandang disabilitas.

Pernyataan tersebut disampaikan Hj Fatma Saifullah Yusuf pada kesempatan berbuka puasa bersama 355 anak yatim piatu yang diselenggarakan Peace and Love Jatim, di Gedung Balai Kartika Jl Raden Wijaya no 4 Surabaya, Senin (12/6) petang.

Isteri Wakil Gubernur Jatim yang juga sebagai Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim ini mengapresiasi Peace and Love Jatim, yang merupakan komunitas sosial yang bergerak di bidang kemanusiaan.

“Saya sangat bersyukur di bulan suci Ramadhan tahun 1438 H ini saya semakin didekatkan dengan kegiatan yang bersifat sosial. Awalnya saya menyelenggarakan kegiatan sosial untuk penyandang disabilitas. Setelah itu banyak organisasi sosial lain yang mengundang saya untuk mengadakan kegiatan seperti itu, salah satunya adalah Peace and Love Jatim. Kalau sekedar hura-hura saja saya tidak mau,” tegasnya.

Ternyata Peace and Love Jatim tidak hanya melakukan kegiatan di bulan Puasa untuk berbagi kasih. Komunitas ini setiap bulan mengadakan bakti sosial memberikan santunan kepada yatim maupun dhuafa dengan mengunjungi panti-panti asuhan.

Kita bisa merasakan indahnya berbagi di bulan suci bersama.

Menyantuni yatim itu bagus tapi masyarakat juga perlu memperhatikan saudara-saudara yang lain yang memerlukan uluran tangan, maka santuan harus berganti-ganti seperti misalnya untuk penyandang disabilitas tuna netra, mereka juga punya kebutuhan yang sama. Mungkin tidak ada yang mengetahui disamping keterbatasan mereka juga punya kelebihan/ kemampuan. Meskipun tidak bisa melihat banyak tuna netra yang berusaha jual pulsa tapi tidak punya dukungan dana.

“Disinilah kita harus pandai mengelola bantuan supaya ada pemerataan. Kalau semua bantuan untuk anak yatim, lalu siapa yang akan membantu untuk kebutuhan para penyandang disabilitas ?” ujarnya Hj Fatma saifullah Yusuf yang dalam kesempatan itu didaulat sebagai penasehat Peace and Love Jatim.

Dalam acara buka puasa bersama tersebut anak-anak yatim selain menyaksikan fashion show / peragaan busana, juga mendapat hiburan badut cak Ucok dan kawan-kawan yang menampilkan aneka games sambil berbagi hadiah. Suasana yang membahagiakan anak-anak tersebut disaksikan Ketua Peace and Love Jatim Asrilia Kurniati dan segenap pengurusnya, Peace and Love Kota Surabaya, Jakarta, dan pengurus Peace and Love beberapa kota lainnya.

 

post-top-smn

Baca berita terkait