Thursday, 16 August 2018

Hasil Rapat Pleno Terbuka Dan Rekapitulasi Serta Tungsura Tingkat Kabupaten

post-top-smn

Lumajang, SMN – Rapat pleno terbuka dan rekapitulasi serta Tungsura Pilkada Serentak tahun 2018 yang digelar KPU Lumajang, dan diadakan di Gedung aula pertemuan Hotel Prima Lumajang, pada Kamis (5/7).

Rapat pleno yang dihadiri oleh Ketua KPU Lumajang, Siti Mudawiyah, SE, beserta jajaran Komisioner KPU Lumajang, Ketua Bawaslu Lumajang, Ahmad Mujaddid MR, S.Pd, beserta seluruh Panwascam se Kabupaten Lumajang, dan seluruh perwakilan Partai Politik pengusung Paslon Gubernur jatim dan Paslon Bupati Lumajang, serta Jajaran Forkopimda.

Hasil Rekapitulasi perolehan suara di 21 Kecamatan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah – Emil meraih 302.072 suara. Sedangkan pasangan nomor urut 2 Syaiful – Puti mendapatkan 270.849.

Dari hasil Rekapitulasi tersebut, Suara sah berjumlah 579.921 serta Suara tidak Sah mencapai 33.334 suara, jadi total suara sekitar 606.255 suara.

Dan untuk hasil Rekapitulasi perolehan suara pemilihan Bupati dan wakil Bupati Lumajang, pasangan nomor urut 1, Thoriqul – Indah mendapatkan 246,555 suara.

Posisi kedua di tempati nomor urut 2 As’at – Thoriq meraih 201.324 suara, dan posisi ketiga ditempati pasangan nomor urut 3 Rofiq-Nurul mendapatkan 132.527 suara.

“Alhamdulillah, rekapitulasi dan penetapan suara Pilgub Jatim dan Pilbup Lumajang tahun 2018, yang dimulai sejak pagi hingga sore, sudah selesai,” beber Ridho Mujib SE, mewakili ketua KPU.

Disisi lain, Ketua Bawaslu Lumajang Ahmad Mujaddid MR, S.Pd, menjelaskan, bahwa pihaknya melakukan sedikit kekeliruan dalam penulisan rekapitulasi Pilgub, namun sudah diklarifikasi dan diperbaiki dihadapan para saksi paslon Pilgub, sedangkan rekapitulasi untuk paslon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang sejauh ini tidak ada permasalahan yang perlu dikawatirkan, meskipun pihaknya sempat mengatakan ada sedikit catatan catatan kecil.

“Untuk rekapitulasi suara paslon Bupati dan wakil bupati Lumajang, tidak ada permasalahan meskipun ada catatan kecil, namun sejak rekapitulasi ditingkat kecamatan hingga ditingkat kabupaten tidak ada perubahan,” pungkas Jaddid. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait