Tuesday, 20 November 2018

H+3 Lebaran, LPG “melon” Langka Disejumlah Wilayah

post-top-smn

PROBOLINGGO, SMN — H+3 Lebaran 1439 H, gas LPG “melon” 3 kilogram mengalami kelangkaan dan masyarakat agak bingung mencarinya.

Dari pantauan awak media, ada beberapa titik kelangkaan gas LPG “melon” 3 kilogran tersebut, seperti di wilayah Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ternyata, tak hanya langka, harganya pun melambung tidak sewajarnya.

“Hari ini saya merasakan kelangkaan itu, mas. Saya tanya ke warung, dan bilang kalau belum ada pemasukan gas LPG 3 kilogram,” katanya kepada media ini tadi siang.

Namun dikatakan Yudi, warga Dringu ini, mengatakan kalau dirinya membeli dengan harga masih Rp 17.500 per tabungnya.

“Saya berharap sore atau malam ini segera teratasi kelangkaan ini, agar masyarakat tidak dibuat bingung,” harapnya.

Hal yang sama disampaikan sejumlah warga Probolinggo melalui akun facebooknya, seperti Syuro Menggolo warga Probolinggo asal Situbondo ini  mengatakan jika dirinya juga sulit mencari LPG 3 kilogram.

“Kalau bisa dinas terkait dapat bisa menjelaskan atau mengklarifikasi dengan adanya permasalahan ini,” ujarnya.

Cindy Putra warga Probolinggo, mengalami hal yang sama, kalau didaerahnya barang LPG 3 kilogram datang, dalam sehari saja langsung habis.

Hikmah mengungkapkan kalau penjualan LPG 3 kilogram di dekat rumahnya, dijual dengan harga Rp 25 ribu per tabungnya.

“Dari pada bingung cari kemana-mana, terpaksa ya dibeli meskipun bukan harga seharusnya,” ungkapnya.

Jaya Kusuma warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menjelaskan jika kemungkinan LPG “melon” ini langka, disebabkan para pekerjanya sedang libur semuanya. Jadi transaksi ke agen dan pengecer tidak lancar.

“Padahal saya melihat ada truk datang memuat tabung gas lpg 3 kilogram di wilayah Dringu dan Randu Pitu kok, kenapa masih langka,” bebernya.

Menurut Jaya Kusuma, di Kecamatan Leces ini, yang sudah hampir seminggu ini kosong barang.

Pihak PT Pertamina (Persero) MOR V Surabaya, saat dikonfirmasi awak media ini mengatakan jika pantauan dilapangan tidak ada kelangkaan.

“Info di lapangan satgas kondusinya aman,” papar Manager PT Pertamina (Persero) MOR V Surabaya, Rifki Rakhman Yusuf kepada media ini. (afu)

post-top-smn

Baca berita terkait