Sunday, 27 May 2018

Gus Ipul Paparkan Tiga Kunci Sukses Pemuda Indonesia

post-top-smn
Wagub Jatim Saifullah Yusuf menjadi inspektur Upacara hari sumpah pemuda ke 88 di Grahadi Jumat pagi

Wagub Jatim Saifullah Yusuf menjadi inspektur Upacara hari sumpah pemuda ke 88 di Grahadi Jumat pagi

Surabaya, SMN – Ada tiga langkah kunci yang bisa dilakukan oleh pemuda Indonesia untuk meraih kesuksesan, yakni harus cinta tanah air, punya keterampilan dan disiplin. Apabila ketiga hal ini dilakukan, niscaya tak hanya kesuksesan yang diraih, tapi juga mampu membanggakan bangsa dan negara. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf usai memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 Tahun 2016 di Halaman Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (28/10).

“Cinta tanah air ini menjadi dasar dan landasan dalam mendorong para pemuda untuk berprestasi. Para pemuda bisa mencontoh pemuda-pemuda jaman dahulu. Mereka cinta tanah air dan juga punya kemampuan. Bung Karno dan Bung Hatta adalah tokoh pemuda jaman dulu yang pintar, cerdas dan cinta tanah air. Sekolahnya di luar negeri tapi tidak kehilangan jati diri. Kedua, pemuda harus punya keterampilan. Cerdas, pintar tapi harus terampil juga di bidangnya. Dan yang terakhir yang tak kalah pentingnya adalah disiplin. Orang bisa sukses karena disiplin. Success story tokoh jaman dahulu seperti inilah yang harus kita jadikan inspirasi,” pesan Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim.

Menurut Gus Ipul, kaum muda saat ini memiliki modal yang baik dari segi lingkungan dan kemajuan teknologi. Ia minta agar para pemuda mampu memanfaatkan hal ini dengan baik. Ia juga berpesan agar para pemuda bisa melakukan sesuatu melebihi kemampuannya. “Kita memang punya keunggulan komparatif, yakni tanah air yang luar biasa. Tapi keunggulan ini tak cukup, jadi dibutuhkan pula keunggulan kompetitif, dimana kita punya kemampuan, kompetisi dan kompetensi Tidak ada orang bisa sukses tanpa ada kesungguhan dan kerja keras,” ujarnya.

Saat membacakan sambutan peringatan Hari Sumpah Pemuda dari Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Gus Ipul memaparkan data demografi Indonesia yang menyebutkan bahwa jumlah pemuda di Indonesia sesuai dengan UU No 40 Tahun 2009 tentang kepemudaan dengan range usia antara 16-30 tahun, berjumlah 61,8 juta orang, atau 24,5% dari total jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 252 juta orang (BPS, 2014). Secara kuantitas angka 24,5% ini cukuplah besar. Ditambah lagi dalam waktu dekat ini mulai Tahun 2020 sampai 2035, Indonesia akan menikmati suatu era yang langka yang disebut dengan Bonus Demografi. Dimana jumlah usia produktif Indonesia diproyeksikan berada pada grafik tertinggi dalam sejarah bangsa ini, yaitu mencapai 64% dari total jumlah penduduk Indonesia sebesar 297 juta jiwa.

Dalam pandangan Menpora, bonus demografi ini akan menjadi window of opportunity (peluang) yang sangat strategis bagi sebuah negara untuk dapat melakukan percepatan pembangunan ekonomi dengan dukungan ketersediaan sumber daya manusia usia produktif dalam jumlah yang cukup signifikan.

Sementara itu, Drs. Supratomo, M.Si, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jatim menyampaikan bahwa Dispora Prov. Jatim fokus pada tiga hal dalam membangun pemuda, yakni kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan. “Dalam hal kepemimpinan, kami bekerjasama dengan organisasi – organisasi kepemudaan karena kebanyakan pemimpin lahir dari sana. Maka kami dorong pemuda agar aktif berorganisasi. Untuk kewirausahaan, sampai tahun 2016 Dispora sudah melatih sekitar 700 wirausaha muda pemula dan tahun ini kami juga sudah menggandeng Universitas Ciputra agar kurikulumnya bisa dipakai untuk melatih para pemuda. Kemudian kita juga mendorong para pemuda untuk memelopori berbagai bidang pembangunan, yakni mereka punya gagasan ide dan rintisan dari sesuatu yang mulanya tidak ada menjadi ada, dari yang semula tidak berfungsi menjadi berfungsi,” ujarnya.

Tema Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 Tahun 2016 yakni “Pemuda Indonesia Menatap Dunia”. Upacara yang berjalan tertib dan khidmad diikuti anggota Korpri, Pelajar, Mahasiswa, TNI/Polri dengan Komandan Upacara, Sersan Mayor Satu Taruna Elektronika Guntur Hastri Widiyatmoko. Sedangkan, sebagai Perwira Upacara adalah Mayor Sus Eko Budi Susanto, SH yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Protokol Gartap III Surabaya. Sebagai Inspektur Upacara (Irup) yakni Wakil Gubernur Jawa Timur.  Sedangkan untuk pembaca kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928 adalah Irene Anesia Wulansari (UNAIR) dan Donni Aji Sanjaya Putra  (SMAN 17 Sby).

Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini juga dimeriahkan oleh 250 pelajar yang tergabung dalam paduan suara gabungan pelajar dari SMA Negeri 9 Surabaya, SMA Negeri 13 Surabaya, SMA Negeri 22 Surabaya dan SMA Petra 5 Surabaya. Mereka membawakan lagu-lagu seperti Majulah Negeriku, Bangun Pemuda Pemudi, Satu Nusa Satu Bangsa, Putra Putri Indonesia, Karya Pemuda dan Di atas Awan dengan diiringi Youth Orchestra Jatim hasil audisi Tahun 2016.

Wagub Jatim Saifullah Yusuf saat memberikan penghargaan bagi para pemuda, pembina olahraga, pelatih, atlet, instansi/lembaga olahraga berprestasi di Jatim, pemuda pelopor, serta pemenang lomba kirab drum band dan marching band “Pemuda Cup XV / 2015”

Wagub Jatim Saifullah Yusuf saat memberikan penghargaan bagi para pemuda, pembina olahraga, pelatih, atlet, instansi/lembaga olahraga berprestasi di Jatim, pemuda pelopor, serta pemenang lomba kirab drum band dan marching band “Pemuda Cup XV / 2015”

Pasukan upacara terdiri dari 1 Pleton Garnisun Tetap III/Surabaya, 1 unit Korsik Satpol. PP Prov. Jatim, 1 Kompi Korps Wanita TNI dan Polwan, 1 Pleton TNI AD, 1 Pleton TNI AL, 1 Pleton TNI AU, 1 Pleton Polri, 1 pleton Satpol PP, 1 kompi Taruna AAL, 1 Kompi Korpri (Dishub dan LLAJ, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dispora), 1 kompi Gabungan Resimen Mahasiswa Mahasurya Jawa Timur, 1 kompi gabungan Perguruan Tinggi Negeri (Universitas Airlangga Surabaya, Institut Teknik 10 November Surabaya, Universitas Negeri Surabaya dan UPN Veteran Surabaya), 1 Kompi Teknik Keselamatan Penerbangan 1 Kompi Organisasi Kepemudaan Jawa Timur (PW GP Ansor Jatim, PW IPNU Jatim, PW Pemuda Muhammadiyah, PW Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan DPD Kristen Jatim, 1 kompi Tagana/ Karang Taruna, 1 kompi 1 Kompi SMK Kal. 2 Surabaya, 1 kompi PGRI 13 Surabaya, 2 Kompi Pramuka/Brigade Penolong Saka Bhayangkara, 1 kompi PMR, 1 kompi kader Bela Negara, 1 kompi Gabungan PTS (Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas Hangtuah Surabaya, Universitas Wjaya Kusuma Surabaya, Universitas PGRI Adibuana Surabaya dan Universitas Muhammadiyah Surabaya), 2 pleton linmas dan 2 pleton satpol PP Kota Surabaya.

Usai upacara, Wakil Gubernur Jatim yang didampingi isteri, Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf serta Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI I Made Sukadana, S.I.P beserta isteri, berkenan memberikan penghargaan bagi para pemuda, pembina olahraga, pelatih, atlet, instansi/lembaga olahraga berprestasi di Jatim, pemuda pelopor, serta pemenang lomba kirab drum band dan marching band “Pemuda Cup XV / 2015”. (*)

post-top-smn

Baca berita terkait