Wednesday, 23 May 2018

Gus Ipul Kunjungi Penderita Tumor Ganas di Desa Gedog Kota Blitar

post-top-smn
Wagub Saifullah Yusuf menyaksikan penyerahan bantuan yang diberikan Dinas Sosial Provinsi Jatim untuk biaya Shiwan Bintang Wiratama kepada Joko Sapuan di rumahnya di Desa Gedog Kec. Sananwetan Kota Blitar

Wagub Saifullah Yusuf menyaksikan penyerahan bantuan yang diberikan Dinas Sosial Provinsi Jatim untuk biaya Shiwan Bintang Wiratama kepada Joko Sapuan di rumahnya di Desa Gedog Kec. Sananwetan Kota Blitar

Blitar, SMN – Wakil Gubernur Jatim Drs. Saifullah Yusuf setelah menghadiri acara haul KH Sodiq damanhuri di PP Apis Gondang gandusari Blitar, beliau melanjutkan kunjungannya ke Desa Gedog Kec. Sanan Wetan Kota Blitar untuk mengunjungi salah satu warga di desa tersebut yang menderita penyakit langka (tumor ganas). “Saat ini di dunia yang menderita penyakit tersebut mencapai sekitar 220 orang termasuk anak Bintang,” kata Wagub Jatim seusai mengunjungi Shiwan Bintang Wiratama, penderita tumor ganas di rumahnya di Desa Gedog, Kec. Sanan Wetan Kota Blitar, Selasa (6/12) siang.

Dikatakan, Bintang panggilan anak penderita tumor ganas ini berusia tujuh (7) tahun anak dari Ibu Yunariah dengan bapak Joko Sapuan. Bintang adalah anak kedua dari dua bersaudara, anak atau kakak bintang adalah siska usianya terpaut 17 tahun. Bintang lahir dengan kondisi sehat dan normal hingga usia satu tahun. Tepat pada desember tahun 2009 lalu, dan diusianya yang pertama yakni tepatnya tahun 2010 lalu bintang mulai terkena penyakit pada gusinya.” Saat dibawa ke dokter, dokter bilang ini bukan penyakit yang berbahaya karena gusi yang keras ini adalah mau tumbuh gigi,” jelas Wagub menirukan ibu Bintang.

Untuk itu, tambahnya, setelah mengetahui kondisi bintang dari dekat maka Gus Ipul panggilan akrap Wagub Jatim Drs .Saifullah Yusuf  memutuskan untuk membawa ke Surabaya yakni ke Rumah sakit dr. Soetomo agar cepat mendapatkan penanganan yang terbaik. Bayangkan sudah enam tahun berjalan anak sekecil ini sudah menderita satu penyakit yang sangat langka, dan orang tua bintangpun sudah berusaha untuk mengobatkan anak.

Namun, semua itu belum membuahkan hasil yang maksimal, untuk itu kami pemerintah harus segera turun tangan guna membantu meringankan beban Bintang dan orang tuanya.” Kami (pemprov. Jatim) bekerjasama dengan Pemkot Blitar bersama-sama ingin mengobatkan bintang agar segera tertangani dengan baik dan sesegera mungkin. Kami pemerintah hanya membantu biaya yang tidak atau yang belum terkafer oleh BPJS. Karena bintang adalah salah satu peserta BPJS yang aktif. Jadi semua ditanggung BPJS, bila ada kurangnya maka pemprov. Akan turun tangan melalui RS dr. Soetomo dan Pemkot Blitar,” jelas Gus Ipul kepada wartawan.

“ Yang penting pak Joko (ortu) Bintang tidak usah memikirkan biaya, karena semua biaya sudah ada yang mengkafer. Mulai sekarang persiapkan semua keperluan (surat2) yang dibutuhkan untuk dibawa ke Surabaya seperti surat BPJS dan lain-lainnya ditambah lagi dengan persiapkan kesehatan dan mental serta kesabaran. Karena hanya itulah yang bisa menjaga kekuatan dan kesabaran serta kesehatan bapak selama menjaga dan mengantar anaknya saat berobat hingga sembuh,” tambahnya.

Sebelum meninggal rumah bintang, wagub jatim juga menyaksikan Dinas Sosial Prov. Jatim saat memberikan bantuan uang untuk digunakan sebagai biaya wira-wiri mengantarkan Bintang berobat. Baik ke Surabaya atau kemana yang harus dituju, karena semua itu membutuhkan biaya, meskipun bantuan itu tidak sebera besarnya tetapi yang penting ada untuk ongkos.

Ikut hadir dalam kunjungan tersebut Dinas Kesehatan Prov. Jatim, Dinas Sosial Prov. Jatim serta beberapa pejabat di lingkup Pemkot Blitar.

post-top-smn

Baca berita terkait