Tuesday, 16 October 2018

Gubernur Dukung Bazar Buku Murah Internasional

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Surabaya, SMN – Gubernur Jawa Timur, Soekarwo mendukung adanya bazar buku murah internasional yang digelar selama 11 hari, mulai 20 – 31 Oktober 2016 di JX International Surabaya. Bazar buku yang diberi nama The Big Bad Wolf Book Sale ini menyediakan 2 juta eksemplar buku.

“Bazar buku ini luar biasa. Buku adalah jendela dunia, semakin banyak membaca, generasi tidak mudah anarkis dan efeknya akan luar biasa. Minat baca masyarakat Jawa Timur juga akan terus meningkat dengan terselenggaranya acara ini,” tuturnya saat membuka The Big Bad Wolf Book Sale Surabaya, Rabu (19/10).

Ia menjelaskan minat baca juga dipengaruhi oleh ketersediaan buku, sehingga pihaknya menyambut baik hadirnya literatur-literatur best seller dari penerbit Eropa dan Amerika pada acara ini. Bazar buku juga sejalan dengan misi dan program pemerintah “Gerakan 15 Menit sehari” yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Tidak hanya dari Surabaya, pengunjung juga berdatangan dari Mojokerto, Sidoarjo, Gresik dan daerah lainnya. Ini sesuatu yang sangat baik bagi budaya literasi kita,” jelasnya.

Uli Silalahi, Penanggung Jawab Bazaar sekaligus Presiden Direktur PT Jaya Ritel Indonesia mengatakan,The Big Bad Wolf Book Salemerupakan acara pameran buku terbesar di Asia Tenggara, digelar untuk kedua kalinya setelah sukses menarik perhatian di Jakarta pada April 2016. Bazaar yang dibuka 24 jam ini memberikan kenyamanan bagi para pelanggan untuk berkunjung kapan saja.

Ia menambahkan beberapa penerbit luar neger yang akan dijual bukunya adalah Disney, Warner Bros, Penguin books. Ajang yang menawarkan jutaan buku murah ini juga menghadirkan satu penerbit nasional yakni penerbit Mizan. Big Bad Wolf Book Sale Surabaya ditargetkan akan diramaikan oleh sekitar 350.000 pengunjung dari Surabaya dan kota-kota lain di sekitarnya. “Kami belajar banyak dari acara di Jakarta dan kami sangat senang karena ternyata minat masyarakat terhadap buku masih sangat tinggi,” ujarnya.

Uli juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur yang telah mendukung bazaar buku internasional. Pemprov Jatim, kata Uli, sangat peduli dengan upaya peningkatan minat baca masyarakat terutama generasi muda. (luk/untag/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait