Tuesday, 22 January 2019

Gowes, Bupati Nyono Suharli Sambangi Pasien DBD Di RSUD Jombang

post-top-smn
Beri perhatian, Bupati didampingi perawat jaga melihat kondisi pasien DBD di Ruang ICU Central RSUD.

Beri perhatian, Bupati didampingi perawat jaga melihat kondisi pasien DBD di Ruang ICU Central RSUD.

Jombang, SMN Sabtu pagi dikala tidak ada agenda pemerintahan / tidak ada undangan yang perlu di hadiri, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko selalu memanfaatkannya untuk bersepeda/gowes santai menikmati suasana pagi. Hanya ditemani beberapa staf nya Bupati Nyono mengayuh sepedanya mulai Pendopo Kabupaten, berkeliling melalui jalur utama kota Jombang hingga ke desa desa di Kecamatan Jombang atau bahkan sampai di Kecamatan sebelah.

Namun suasana berbeda terlihat pada Sabtu (6/2/16) pagi, ketika secara tiba tiba Bupati Nyono membelokkan sepedanya ke RSUD Jombang. Begitu sampai di parkiran Rumah sakit milik pemerintah tersebut Bupati Nyono Suharli yang ketika bersepeda di temani H.Irwan Prakoso Anggota DPRD Jombang langsung berjalan menuju ke Ruang ICU Central dimana disana terdapat pasien Demam Berdarah Dengue (DBD).

Para perawat jaga yang mengetahui kedatangan bupati langsung menyambut dan mendampingi ketika bupati melihat satu persatu pasien yang dirawat. “Kami ingin melihat perkembangan para pasien DBD yang dirawat, semoga ada penurunan jumlah pasien,”Harap Bupati disaat masuk ke Ruang ICU Central.)

Korban yang rata rata masih bocah ini disambangi satu persatu oleh Bupati Nyono Suharli Wihandoko seraya mendoakan semoga mereka lekas sembuh. “Terus berdoa ya nak, Pak Bupati juga doakan semoga lekas sembuh dan segera bisa pulang kerumah,”tutur Bupati kepada salah satu anak yang menjadi korban DBD di Ruang ICU Central RSUD Jombang. Selain di Ruang ICU Central Bupati Nyono bersama H.Irwan Prakoso juga memberikan perhatian kepada korban gigitan nyamuk Aides Aigepty ini yang berada di Ruang Seruni.

Waspada, Bupati ingin seluruh perawat terus pantau perkembangan pasien DBD

Waspada, Bupati ingin seluruh perawat terus pantau perkembangan pasien DBD

Selain berbincang dengan orang tua pasien dan pasien sendiri, Bupati Nyono Suharli juga mengingatkan kepada seluruh perawat yang berjaga agar terus memantau keadaan pasien. Karena menurut bupati, penyakit DBD ini gejala perkembangannya sangat cepat. “Jadi apabila pasien tidak cepat ditangani akan fatal akibatnya,oleh karena itu semua perawat harus terus memantau perkembangan pasien,”kata Bupati kepada perwat yang berjaga.

Usai dari RSUD Jombang Bupati Nyono Suharli melanjutkan Gowes pagi, kemudian bupati kembali membelokkan sepedanya kali ini ke sebuah sekolah yakni SDN Kepanjen 2 Jombang. Tiba di sekolah ini bupati langsung menuju ke kamar mandi sekolah untuk melihat kebersihan sekaligus melihat apakah ada jentik nyamuk di bak mandinya atau kah tidak. Dengan ditemani para guru dan siswa jumantik sekolah tersebut ,bupati mengamati satu persatu bak mandi. “Alhamdulillah tidak ada jentik nyamuk yang ditemukan, berarti kamar mandi nya memang rutin dibersihkan, jadi harus seperti ini harus rutin dibersihkan,”tutur bupati sesaat setelah keluar dari kamar mandi.

Kepada Para Guru pagi itu, Bupati Nyono Suharli menegaskan dalam menanggulangi kasus DBD di butuhkan Action dan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan. 3M Plus harus terus digalakkan. “Dibutuhkan action atau tindakan nyata dalam mencegah perkembang biakan nyamuk khususnya nyamuk Aides Aigepty bukan hanya sekedar himbauan, Semoga korban DBD di Kabupaten Jombang tidak bertambah lagi.”Harap Bupati.

post-top-smn

Baca berita terkait