Wednesday, 19 December 2018

Gempa Bumi Tektonik Dengan Kekuatan 5.0 Skala Richter (SR) Mengguncangkan Kota Padangsidimpuan

post-top-smn

sumut Padangsidimpuan, SMN – Gempa Bumi Tektonik yang terjadi di Kota Padangsidimpuan pada hari Jumat, (14/7) pukul 08:25:16 WIB sangat terasa kuat guncangan dirasakan dari tanah, tiang listrik, pohon, rumah dan bangunan lainnya bergoyang sehingga masyarakat Kota Padangsidimpuan panik dan berhamburan keluar dari rumah maupun bangunan gedung maupun rumah untuk menyelamatkan diri ke lokasi yang terbuka yang dirasakan aman untuk tempat berlindung. Dan hingga pukul 17.30 WIB telah beberapa kali gempa susulan terjadi.

Informasi yang diterima Suara Media Nasional dari Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Gempa Bumi yang terjadi berpusat di Kota Padangsidimpuan pada hari Jumat, (14/7) pukul 08:25:16 WIB dengan kekuatan 5.0 Skala Richter (SR) kedalaman 10 km. berada pada Zona Sesar Sumatera pada Segmen Angkola, karakteristik sinyal Gempa Bumi ini menunjukkan Gempa Bumi Tektonik dan kedalaman hiposenternya Gempa Bumi ini merupakan jenis Gempa Bumi Tektonik dangkal pada lapisan kerak bumi. Dari hasil monitoring Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG)  Wilayah I Medan selama 10 jam sudah tercatat 3 Gempa Bumi susulan dengan magnitudo 3.5, 4.0, dan 4.7.

Pada peta tingkat guncangan (shakemap) Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan dan keterangan dari masyarakat, Gempa Bumi Tektonik ini dirasakan di Padangsidimpuan dan Sipirok dengan intensitas gempa bumi II SIG-BMKG (III MMI).

Sementara itu, Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan menghimbau kepada masyarakat disekitar wilayah Kota Padangsidimpuan agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertangjungjawab dan khusus masyarakat di daerah pesisir pantai barat Sumatera Utara dan sekitarnya dihimbau agar tidak terpancing isu mengingat gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami, untuk mengikuti perkembangan arahan tentang informasi gempa bumi melalui Pemerintah Daerah, BPBD dan BMKG.

Pantauan Suara Media Nasional di lokasi, masyarakat tampak trauma dengan adanya Gempa Bumi Tektonik susulan, akibat dari dampak Gempa Bumi Tektonik berkekuatan 5.0 Skala Richter (SR) yang terjadi pada hari Jumat (14/7) pukul 08:25:16 WIB dan data sementara kerusakan yang di peroleh dari lokasi, terdapat 40 rumah rusak diantaranya 15 rumah rusak berat dan 25 rumah rusak ringan, yakni 5 rumah rusak tersebar di 4 desa dan 2 kecamatan yang berbeda, yaitu rumah Leli Arisyah Harahap di lingkungan II, Desa Palopat Maria, Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, rumah Muhammad Soleh Siregar di Dusun I, Desa Mompang, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, Desa Poken Jior Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, rumah Muslim Situmorang di Lingkungan II, Desa Poken Jior, 1 orang penduduk mengalami luka-luka dari anak remaja Muslim Situmorang, rumah Saripuddin Pohan, Desa Simatohir serta 1 rumah lagi di Desa Simatohir yang sedang dalam pembangunan.

Warga korban Gempa Bumi Tektonik berharap agar pemerintah dan pihak terkait lainnya segera menyediakan tenda-tenda untuk menampung pengungsi. “Kita berharap pemerintah segera menyediakan bantuan berupa tenda untuk menampung pengungsi korban gempa bumi ini,” kata warga Padangsidimpuan. (Afrizal Syah Harahap)

post-top-smn

Baca berita terkait