Tuesday, 12 December 2017

Galian C di Desa Sumbersono Diduga Curi Tanah warga

post-top-smn

NGANJUK, SMN – Jito warga Desa Sumbersono Kecamatan Lengkong kecam Galian C di desanya karena mengambil sebagian tanahnya untuk dijual.

Dari data yang dihimpun, Kejadian tersebut telah terjadi satu bulan silam,dimana warga sumbersono di gegerkan salah seorang warganya atas nama jito yang merasa, tanahnya telah dicuri oleh pihak galian. Hal tersebut terjadi karena tanah yang ia milik tidak di jual ke pihak proyek,namun lokasinya sangat dekat. Tanah jito pun longsor dan diambil oleh oknum pihak galian lalu dijual. Yang diduga kejadian ini masuk dalam ranah Pasal 362 KUHP berbunyi Barang siapa mengambil suatu barang, yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain, dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hak, di hukum karena pencurian, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp.900_

1. Ini adalah pencurian biasa. Elemen-elemennya sebagai berikut
a. perbuatan mengambil
b. yang diambil harus suatu barang
c. barang itu harus, seluruhnya atau sebahagian kepunyaan orang lain
d. pengambilan itu harus dilakukan dengan maksud untuk ,,memiliki’’ barang itu dengan ,,melawan hukum’’

2. ,,Mengambil’’ = mengambil untuk dikuasainya, maksudnya waktu pencuri mengambil barang itu, barang tersebut belum ada dalam kekuasaanya, apabila waktu memiliki itu barangnya sudah ada ditangannya, maka perbuatan ini bukam merupakan pencurian tetapi penggelapan (pasal 372).

Pengambilan (pencurian) itu sudah dapat dikatakan selesai, apabila barang tersebut sudah pindah tempat. Bila orang baru memegang saja barang itu, dan belum berpindah tempat, maka orang itu belum dapat dikatakan mencuri, akan tetapi ia baru ,,mencoba’’ mencuri

3.Suatu barang’’=segala sesuatu yang berwujud termasuk pula binatang (manusia tidak masuk). Dalam pengertian barang masuk pula ,,daya listrik’’ dan ,,gas’’ , meskipun tidak berwujud akan tetapi dialirkan dikawat atau pipa.

Barang ini tidak perlu mempunyai harga ekonomis. Oleh karena itu mengambil beberapa helai rambut wanita ( untuk kenang-kenangan semisalnya) tidak dengan izin wanita itu, masuk pencurian, meskipun dua helai rambut tidak ada harganya

4. ,,Barang itu’’ seluruhnya atau sebahagian kepunyaan orang lain’’ . Sebagian punya orang lain misalnya ;

A bersama B membeli sebuah sepeda , maka sepada itu kepunyaan A dan B disimpan dirumah A, kemudian dicuri oleh B, atau A dan B menerima barang warisan dari C, disimpan diruma A, kemudian dicuri oleh B. Suatu barang yang bukan kepunyaan seseorang tidak menimbulkan pencurian, misalnya binatang liar yang hidup di alam, barang-barang yang sudah dibuang oleh yang punya dll

5. ,,Pengambilan’’ itu harus dengan sengaja dan dengan maksud untuk dimilikinya. Orang , karena keliru’’ mengambil barang-barang lain itu bukan pencurian. Seorang menemukan barang dijalan kemudian diambilnya. Bila waktu mengambil itu sudah ada maksud ,untuk memiliki’’ barang itu, masuk pencurian.

Kepala Desa Mebenarkan adanya pristiwa tersebut. Dia juga “Menuturkan bahwa Kejadian tersebut terjadi satu bulan yang lalu. Bermula saat tanah Pak jito yang longsor diambil oleh pihak galian yang lalu dijual,(+-)Ada 8rit lalu dijual. Jito yang mengetahui kejadian tersebut geram dan melaporkan ke pihak desa untuk permintaan ganti rugi sebesar Rp 50.000.000,- kepada pihak kwari yang saat itu di wakili oleh Moh Iskak dan Seseorang yang kerap disapa dengan nama Pak Gendut tidak bisa menyanggupi permintaan tersebut di Balai Desa. Namun dari pihak kwari belum ada kejelasan lanjutan hal itu hingga saat ini” Ungkapnya saat di konfirmasi Suara Media Nasional.co.id Via telpon 24/11/17.(ian/rmb)

post-top-smn

Baca berita terkait