Sunday, 16 December 2018

Film 22 Menit, Diputar Serentak Di Seluruh Indonesia

post-top-smn

Pemutaran film 22 menit yang di putar serentak pada tanggal 19 Juli 2018, digelar Polres Lumajang.

LUMAJANG, SMN – Pemutaran film 22 menit yang di putar serentak pada tanggal 19 Juli 2018, digelar Polres Lumajang dalam acara nonton bareng bersama forkopimda, dinas, TNI, awak media, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat umum.

Menurut Paur Subag humas Polres Lumajang, IPDA CB Baskoro, Film 22 Menit, ini mengkisahkan tentang kisah nyata tragedi bom Thamrin dan aksi anggota polri dalam menangani aksi para teroris.

Dengan diputarnya film 22 menit ini, masyarakat jadi tahu, bagaimana sepak terjang polisi dalam memberantas teroris, mereka tidak takut, walau nyawa menjadi taruhannya.

Menurut CB Bhaskoro, ada 20 bus yang berangkat mengangkut rombongan itu. Masing-masing bus berisi 60 orang. Rombongan berangkat dari depan Polres Lumajang, menuju Cineplex di Jember.

“Tujuan nobar film  22 menit ini untuk mengajak masyarakat agar mengetahui dan memahami bagaimana pengungkapan teroris yang penuh tantangan, kerja keras dan penuh kehati hatian,” jelas Catur.

Film yang penuh eksyen ini dibumbui dengan kelucuan, humor, haru dan juga penuh ketegangan.

“Kita benar-benar terbawa emosi saat menonton film ini, ya tertawa, terharu, tapi juga takut karena penuh ketegangan,” ujar salah satu penonton.

Melalui film ini  pihak Polri ingin menyampaikan kepada masyarakat, bahwa teroris itu ada, merusak, menggangu stabilitas, dan mengancam kita.
Buktinya banyak korban jiwa, dan juga merusak stabilitas ekonomi politik.

“Kita ingin mengetahui bagaimana suka duka, dan lika likunya pihak kepolisian dalam mengungkap teroris, untuk kemudian disampaikan kepada keluarga dan masyarakat umum,” katanya.

Melalui film itu juga diharapkan, agar wartawan tidak sekedar memberitakan peristiwanya, tapi juga mempublish, bagaimana kerja keras kepolisian, dalam mengungkap pelaku teroris.

“Setelah menonton film ini, saya jadi mengerti, bagaimana polisi dalam bekerja, mereka  mempertaruhkan nyawa demi membela negara,” kata Udin mewakili awak media.

Bravo POLRI, dan terimakasih yang tak terhingga kepada KAPOLRI, KAPOLDA dan KAPOLRES Lumajang, yang telah memberi kesempatan kepada khalayak untuk menonton film 22 menit ini. (Atk)

 

 

post-top-smn

Baca berita terkait