Tuesday, 12 December 2017

FHK1 UNJUK RASA KEMBALI TUNTUT SPTJM

post-top-smn

NGANJUK, SMN – Honorer daerah kategori 1 (Honda K1) Kabupaten Nganjuk,kembali berunjuk rasa menuntut penerbitan Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) di depan pendopo Nganjuk pada senin (20/11/17).

Paska ,selasa lalu (7/11/17), mereka mendatangi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) serta Ombudsman Republik Indonesia(ORI) untuk menanyakan masalah terkait. Hasil dari pertemuan di Jakarta tersebut, Plt Bupati Nganjuk Abdul Wachid Badrus menyebutkan bisa menerbitkan SPTJM.

Sajianto “menuturkan” setelah kedatangan 164 honda K1 ke Jakarta untuk berkonsultasi pada selasa kemarin di Kemenpan-RB yang dilanjut ke ORI.Dengan tujuan meminta Plt Bupati Abdul Wachid untuk menerbitkan SPTJM kembali. Karena SPTJM yang pernah dikirim ke Kemenpan-RB 24 Maret 2017. Tidak sesuai ketentuan dan belum bisa di terima. Hal Ini yang membuat 1.178 HK1 nasibnya terkatung-katung tidak jelas sampai sekarang. Bahkan, ada 94 guru dan tenaga K1 di SMA/SMK yang belum menerima gaji selama 11 bulan sejak januari 2017, ini merupakan imbas dari alih kelola SMA/SMK ke pemprov.

“Kemarin saya sudah memberitahu agar pemkab segera menerbitkan SPTJM tersebut, selambat-lambatnya 10 hari setelah kami ke jakarta.Jika tidak kami akan berdemo kembali seperti yang dilakukan hari ini. Kami ingin agar para aparatur negara tersebut segera membuat SPTJM dan mengirimkannya kembali ke Kemenpan-RB. Unjuk rasa kali ini yang terutama kami tujukan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sudrajat dan Plt Bupati Nganjuk Abdul Wachid”ujarnya.(Ian/Rmb)

post-top-smn

Baca berita terkait