Tuesday, 19 March 2019

Festival Panji Nasional yang Mendunia

post-top-smn

Panji Merajut Keharmonisan Nusantara – Kala Panji-Panji Sukmatikta

PANJI BARU 2017 SMN Kediri, SMN – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kab. Kediri, Pada hari Minggu, Tgl. 16 Juli 2017 menggelar pelaksanaan Kediri Lagi menginspirasi, berkreasi, dan berbagi dalam Pekan Budaya dan Pariwisata, Perhelatan ini telah menapak penyelenggaraan yang ke-13. Sebagai event periodik yang dilaksanakan setiap tahun,akan melanjutkan kesuksesan event sebelumnya dan memadukan bersama Festival Panji Nasional bersama Kemendikbud. dan Dinas Pariwisata Prov. Jawa Timur.

Tema bersentral Panji yang diusung tahun lalu sebagai pembuka dan enlightening (pencerahan) merupakan titik tolak bagi pelaksanaan event tahun ini dengan mengusung tema “Panji Merajut Keharmonisan Nusantara – Kala Panji-Panji Sukmatikta” yang bersifat nasional dan universal. Festival Panji Nasional dalam event ini disandingkan dengan Pekan Budaya dan Pariwisata merupakan sinergi Pemerintah Kabupaten Kediri, Direktorat Pembinaan Kesenian Kemendikbud. Pemprov. Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jawa Timur, dan Pemerintah Kota Kediri dalam memasyarakatkan dan membumikan Budaya Panji (sastra, naskah, cerita, kesenian, kriya, dll) sebagai simbol kebesaran dan kekuatan kultural, politik, serta ekonomi dari suatu bangsa yang berdaulat dalam bingkai “Nusantara,”.

Ragam peserta parade dan mobil hias akan saling beradu kreatifitas tampilanbertema Panji dalam Parade Budaya dan Pawai Mobil Hias Kabupaten Kediri 2017. Para peserta yang terdiri dari instansi di lingkup Pemkab Kediri, delegasi kesenian dari Kediri dan sejumlah wilayah di Indonesia, pelaku pariwisata dan industri akan bergerak dari Bundaran Monumen SLG menuju Kantor Pemkab Kediri di Katang dengan rute lebih kurang 4 km. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 16 Juli 2017, pukul 09.00 – 13.00 WIB.

Pekan Budaya dan Pariwisata serta Festival Panji Nasional akan digelar di Kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) yang menjadi tempat representatif bagi rekreasi, ekshibisi, promosi, unjuk gigi, dan berbagi apresiasi seni yang terbuka dan tanpa dipungut biaya untuk masyarakat umum baik dari dalam maupun luar Kediri. Dalam perhelatan Pekan Budaya dan Pariwisata ke-13 tahun 2017, Pameran Pariwisata, Budaya, UMKM dan Aneka Industri sebagai gelaran utama semakin eksis dan tematis dengan menguatkan tema Panji. Ratusan booth didekorasi semenarik dan seinteraktif mungkin untuk mengangkat informasi, promosi, dan menawarkan produk maupun jasa. Dengan data pelaksanaan tahun lalu yang mencapai rata-rata 29 ribu pengunjung per hari dan transaksi penjualan 7 miliar lebih selama berlangsungnya pameran, dapat dikatakan inilah salah satu pameran terbesar di Jawa Timur.

Kampung Panji dan Rumah Peradaban kembali dikuatkan dengan dekorasi unik bertema Panji dan kesenian. Cluster Desa Wisata pun akan turut mendukung penuh semangat dengan dekorasi dan instalasi-instalasi unik dengan bahan utama jerami dan menawarkan keunikan potensi desa di Kab. Kediri melalui produk dan paket wisatanya. Pameran Pariwisata, Budaya, dan UMKM – Kampung Panji dan Rumah Peradaban, digelar sejumlah Pergelaran Kesenian dan Pentas Kreatifitas. Beberapa festival dan lomba akan turut memeriahkan pameran seperti Kediri Creativity Pioneering Contest se-Jawa Timur, Kontes lomba kreasi umbul-umbul/Panji dan orang-orangan sawah, Festival musik akustik, dan lomba teater Panji.

Sebagai bagian dari Festival Panji Nasional, delegasi seni dari berbagai daerah di Indonesia menampilkan kreasi seni bertema Panji seperti Janger – Banyuwangi ( tanggal 17), Kinanti Sekar Rahina – Yogyakarta (17), Jemblung Panji – Kediri (18), Topeng Losari – Cirebon (18), Kethoprak Panji Semirang – Blitar (19), ISBI – Bandung (19), Wayang Topeng – Jombang (20), Panji Melayu – Sumatera Selatan (20), Topeng Panji – Malang (20), Drama Tari – Bojonegoro (21), Gambuh – Denpasar Bali (21), Wayang Beber – Pacitan (22), Swarga Loka – Jakarta (22). Kiranya ini menjadi sejarah pertama kali kesenian Panji yang tersebar di penjuru nusantara berkumpul dalam bingkai Panji di Kediri.

Upaya penguatan Budaya Panji yang diajukan ke UNESCO sebagai Memoar of The World (Warisan Dunia), Kemendikbud. turut menggelar Seminar Budaya Panji Nasional. Kegiatan tersebut akan dilaksanakanpada hariSenin, tanggal 17 Juli 2017, pukul09.00 WIB – selesai, bertempat di Auditorium Monumen SLG Kediri sebagai upaya bersama menggali serta menyatukan persepsi dan semangat berkreasi seni bertemakan Panji.Dilokasi berbeda juga akan berlangsung kegiatan lain Festival Layang-layang Nasional di Kawasan Petilasan Sri Aji Joyoboyo Desa Menang, Pagu pada hari Sabtu, 22 Juli 2017pukul 08.00 WIB sampai selesai. Di wilayah Puncu juga dilaksanakan Sensasi Kelud Funduro olahraga sepeda gunung di Kawasan Lereng Kelud sisi utara, Minggu, 23 Juli 2017, Pukul05.30 WIB.Sebagai kulminasi Pekan Budaya dan Pariwisata, pada hari Sabtu, tanggal 22 Juli 2017, pukul 14.00 – 17.00 WIB. akan disajikan Tari Kolosal 1.000 Barong. Seribu penari barong akan menarikan topeng barong berwarna-warni secara atraktif. Berbeda dari lokasi sebelumnya Tari Kolosal 1000 Barong Nusantara tahun ini akan dihelat di Bundaran Monumen SLG.

Akhirnya kami mengundang Anda untuk hadir, mengapresiasi pesona gelaran spektakuler Pekan Budaya dan Pariwisata serta Festival Panji Nasional, tanggal 16 s.d 22 Juli 2017. Sebagai bentuk dukungan kesenian Panji Warisan Dunia, Panji Merajut Keharmonisan Nusantara – Kala Panji-panji Sukmatikta. Kediri Lagi!(Adv./DISBUDPAR/SMG)

post-top-smn

Baca berita terkait