Saturday, 20 October 2018

Festival Kopi 2018 Jadi Ajang  Perkenalkan Kopi Khas Ngawi

post-top-smn

1. Bupati Ngawi Budi Sulistyono memborong sejumlah kopi khas Ngawi, saat Festival Kopi Jumat malam (10/8)

Ngawi, SMN – Cairan hitam dengan asap mengepul, terhidang di meja yang dikelilingi kursi anyaman rotan. Beberapa orang tampak bercengkerama diiringi irama musik keroncong yang mengalun merdu. “Ini adalah suasana ngopi yang santai dan indah,” ujar Bupati Ngawi, Budi Sulistyono saat membuka Festival Kopi di halaman sekretariat daerah Kabupaten Ngawi, Jumat malam (10/8).
Kanang, sapaan akrab Bupati Ngawi ini, mengharap festival kopi bisa menjadi salah satu titik tolak mengenalkan kopi khas Ngawi ke khalayak. “Iklim di Ngawi sangat mendukung dalam menghasilkan kopi berkualitas,” ujarnya.
Kopi exelsa atau kopi nangka, juga beberapa jenis kopi arabica yang tumbuh di daerah Ngawi, terutama di lereng gunung Lawu seperti Jogorogo, menurut bupati, layak jadi andalan produk kopi khas Ngawi. “Adanya festival kopi seperti saat ini, membuat kita juga makin bangga dengan potensi asli alam di Ngawi,” ungkapnya.
Bupati Ngawi  dua periode ini juga menikmati dan memborong berbagai produk kopi saat meninjau kedai-kedai yang tampil memeriahkan festival tersebut.
Festival Kopi Ngawi 2018, tersebut diprakarsai Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ngawi. Festival tersebut juga
mengundang grub band Letto demi menghibur penikmat kopi Sabtu malam (11/8). Panitia mengundang 20 kedai yang menyajikan berbagai olahan kopi. Wiwin Purwaningsih, Kabid Ekonomi Kreatif Disparpura menyatakan, sebanyak 10 kedai berasal dari Kabupaten Ngawi dan 10 lainnya dari luar Ngawi. “Sekaligus bisa menjadi pembanding, antara kopi-kopi khas yang dihasilkan dan diolah di Ngawi dengan kopi daerah lain,” tegasnya. (ari)
post-top-smn

Baca berita terkait