Wednesday, 17 October 2018

Fatma Saifullah Yusuf Minta Senam Rekreasi Perwosi Rutin Dilakukan di Bangkalan

post-top-smn
Ketua Pengprov Perwosi Jatim Pimpin Senam Rekreasi Perwosi bersama warga di Dermaga Pelabuhan Kamal Bangkalan

Ketua Pengprov Perwosi Jatim Pimpin Senam Rekreasi Perwosi bersama warga di Dermaga Pelabuhan Kamal Bangkalan

Surabaya, SMN – Ketua Pengprov Perwosi Jawa Timur Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf meminta agar Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur jilid 2 rutin dilakukan di Pulau Madura, terutama kepada semua elemen masyarakat hingga anak sekolah yang ada di Kab. Bangkalan.

Permintaan tersebut disampaikannya dihadapan masyarakat Bangkalan saat memimpin Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur jilid 2 sekaligus membuka Lomba Senam Perwosi dan Senam Gemu Famire dalam rangka Festival Bahari Kamal, di Lapangan Dermaga Pelabuhan Kamal, Kab. Bangkalan, Minggu (13/11).

Ia mengatakan, bahwa Kab. Bangkalan merupakan daerah yang sangat peduli dalam meningkatkan peran masyarakat untuk gemar berolahraga. Fatma juga mengapresiasi, Kab Bangkalan terus menciptakan ide-ide maupun kombinasi penggabungan senam rekreasi perwosi dengan senam khas dari Bangkalan. Untuk itu, senam rekreasi harus secara rutin dan terus menerus dikenalkan hingga seluruh elemen masyarakat yang ada di Bangkalan.

Fatma meyakini bahwa Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur terus diminati oleh masyarakat. Keyakinan tersebut bisa dilihat dari antusiasme di setiap daerah ketika Perwosi Jatim melakukan road show ke kabupaten/kota.

Bahkan, masing-masing ketua perwosi yang ada di seluruh kabupaten/kota di Jatim banyak menciptakan dan mengkombinasikan Senam Rekreasi Perwosi Jawa Timur dengan kreasi dari senam perwosi yang ada di daerah, seperti Kab. Bangkalan.

Lebih jauh, Fatma berharap bahwa senam perwosi ini, bisa terus untuk dikembangkan sampai kepada sanggar-sanggar senam, desa dan kecamatan. Bahkan, demi mewujudkan keinginannya agar senam perwosi semakin dikenal ia meminta agar senam rekreasi dilakukan satu minggu sekali.

Menurutnya, senam perwosi ini merupakan senam yang santai dengan gerakan yang mudah dilakukan. Senam perwosi juga dapat di gabung bersama senam senam lainnya. “Intinya, saya berharap minimal senam perwosi ini bisa dilakukan satu minggu sekali. Bisa digabung pula dengan senam dari kelompok jantung sehat, minimal minta waktu 10 menit untuk melakukan senam perwosi,” ungkapnya.

“Keberadaan Senam Rekreasi Jawa Timur memberi inspirasi bagi daerah untuk mengembangkan kreatifitas senam sesuai keinginan daerah. Bahkan, di kabupaten/kota sudah menyelenggarakan lomba-lomba senam perwosi setelah terbentuknya ranting atau keanggotaan perwosi di tingkat kecamatan,” urainya.

Senam ini juga termasuk senam yang ringan dan menghibur. Senam rekreasi perwosi ini juga berisi lagu lagu tradisional Jawa Timuran sebagai pengiring gerakan senam. “Senam rekreasi perwosi jilid dua ini menggabungkan olah tubuh dan olah seni dengan gerakan yang santai. Senam ini bisa dilakukan dimana saja, tanpa mengenal usia baik mereka yang berusia tua maupun muda. Bahkan, kami menggunakan, lagu Jawa Timuran seperti Rek Ayo Rek, Tanjung Perak Tepi Laut dan Semanggi Suraboyo,” ungkapnya.

Wakil Bupati Bangkalan Ir. Mondir Rofi’i sangat mendukung kegiatan Perwosi dilakukan di Bangkalan. Bahkan, ia juga berharap, kegiatan-kegiatan seperti ini rutin digelar di Kab. Bangkalan.

Secara khusus, ia meminta dukungan kepada Ketua Perwosi Jatim yang akan menjadikan pelabuhan kamal sebagai sentra wisata kuliner. Jika wisata kuliner dapat berkembang akan mengakselerasi pertubuhan ekonomi masyarakat sekitar.

Dalam laporannya, Ketua Perwosi Bangkalan, Hj. Nadifatul Qutsyiah S.Pdi mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendukung dan memasyarakatkan olahraga di Bangkalan. Kegiatan ini juga mendekatkan diri sekaligus memperkuat tali silaturahmi antara perwosi Bangkalan bersama dengan masyarakat. (Humas Setdaprov. Jatim/nif/gel)

post-top-smn

Baca berita terkait