Friday, 25 May 2018

Evakuasi Korban Longsor Banaran Belum Membuahkan Hasil Lagi

post-top-smn
Pencarian korban bencana alam tanah longsordi dusun tangkil desa Banaran kecamatan Pulung

Pencarian korban bencana alam tanah longsor di dusun tangkil desa Banaran kecamatan Pulung

Ponorogo, SMN – Evakuasi korban bencana alam tanah longsor yang telah terjadi di dusun tangkil desa Banaran kecamatan Pulung dan meluluh lantakkan satu dusun Serta menelan puluhan korban jiwa dengan kerugian material ratusan juta rupiah pada hari Sabtu 1/4 kemarin, sampai hari ke 5 masih belum membuahkan hasil lagi.

Sampai  saat ini masih ditemukan 3 korban dari perkiraan jumlah 28 korban yang terpendam. Namun sayangnya Korban tersebut telah ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Ketiga korban ini masih dapat dikenali karena anggota tubuhnya masih utuh. Diantaranya mayat seorang nenek dan cucunya masih dalam keadaan berpelukan erat. Dan tepat pada hari ke 3 ditemukan 1 korban lagi yang terpendam diketahui bernama Nahdi.

Meskipun lokasi pencarian korban   sering terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi namun  evakuasi masih terus berlanjut. Berbagai upaya pencarian korban telah dilakukan. Diantaranya  dengan eskavator yang berjumlah lebih dari 8 unit, itupun  masih belum maksimal, gerak BPBD dengan tanggap segera mencairkan gundukan tanah dengan menggelontor air sebanyak- banyaknya, dengan harapan lumpur segera hanyut hingga nampak dasar tanah. Tak hanya itu, ratusan personil dari TNI dan Polri, BASARNAS bersama relawan juga ikut membantu proses evakuasi dan tak ketinggalan pula  tim anjing pelacak dari Mabes Polri dan Polda Jatim juga ikut melakukan proses evakuasi pencarian korban terpendam.

    Pencarian korban bencana alam tanah longsor di dusun tangkil desa Banaran kecamatan Pulung

Pencarian korban bencana alam tanah longsor di dusun tangkil desa Banaran kecamatan Pulung

Keterangan yang berhasil dihimpun SMN saat menemui Kapolres Ponorogo AKBP. Suryo Sudarmadi di lokasi bencana longsor, pihaknya telah menyampaikan, Dalam proses evakuasi Dirinya telah menerjunkan 300 personilnya mulai hari ke 1 hingga hari ke 5 masih tetap jumlahnya, ujarnya. Hari ini masih belum ditemukan lagi korban yang terpendam, namun beberapa anjing pelacak telah menemukan dengan indera penciumannya di beberapa sektor, dan telah ditandai, yang diduga di bawah tanda yang ada dalam sektor itu ada korban yang terpendam, pungkasnya.

Sementara itu hal senada juga disampaikan Kepala dinas Sosial Ponorogo  Drs.Sumani, proses evakuasi terus dilakukan, meskipun evakuasi hingga sampai saat ini belum ada penemuan korban terpendam lagi, namun dirinya tetap berharap korban bisa ketemu semua, “Dan untuk anak- anak yang tinggal sebatangkara karena ditinggal mati kedua orang tuanya serta sudah tidak mempunyai sanak saudara, akan kami bawa  ke Dinas Sosial,” Paparnya. (Wied)

post-top-smn

Baca berita terkait