Wednesday, 17 October 2018

Embung Guworejo dan Embung Kucur-Kucur, Penuhi Kebutuhan Air Warga

post-top-smn
Bupati Kediri dr. Hj Haryanti Sutrisno menandatangani Prasasti Embung Kucur-Kucur

Bupati Kediri dr. Hj Haryanti Sutrisno menandatangani Prasasti Embung Kucur-Kucur

 

Kediri, SMN – Bupati Kediri dr. Hj Haryanti Sutrisno hari ini Jum’at (02/12) meresmikan 2 (Dua) Embung, yaitu embung Guworejo yang terletak di Desa Tarokan Kecamatan Tarokan dan embung Kucur-kucur di Dsn. Sumberagung Desa Selopanggung Kecamatan Semen. Pada peresmian tersebut juga dilaksanakan aksi Penanaman pohon dan tabur benih ikan, acara ini diadakan dalam rangka memperingati hari Bakti PU ke 71 dan hari Menanam Pohon Indonesia.

Ir. M. Amir Hamzah, MM Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Jawa Timur menjelaskan embung Guworejo memiliki kapasitas tampungan 83364 m3, luas genangan 15.182 m2. embung Guworejo mampu melayani kebutuhan air masyarakat sebanyak 9.570 jiwa dan memiliki tinggi 15 m serta panjang 87 m.

Tujuan membangun embung Guworejo ini yang utama adalah untuk konservasi air dan tanah serta dapat dimanfaatkan pula sebagai untuk air baku bagi masyarakat sekitar. Pada embung Guworejo telah ditanami sebanyak 100 tanaman yang terdiri dari trembesi, akasia, mangga, kelengkeng dan benih ikan yang telah disebar di embung guworejo sebanyak 5000 ekor ikan nila. Terang Amir.

Sedangkan embung Kucur-kucur kapasitas tampungan efektif air 44.369 m3, luas daerah genangan 8589 m2 memiliki tinggi 15 m dengan panjang 96, 7 m. tujuan pembangunan embung kucur-kucur ini selain untuk konservasi adalah untuk penyediaan air baku bagi masyarakat sekitar. Jumlah warga yang terlayani dengan adanya embung ini sebanyak 15.000 jiwa. Tambah Amir.

Sama dengan embung Guworejo, pada hari ini pula embung Kucur-kucur juga akan di Tanami pohon 200 pohon yang terdiri pohon matoa, akasia dan mangga serta benih ikan nila yang akan ditebar sebanyak 5000 ekor.

Hal yang terpenting setelah pembangunan embung ini adalah bagaimana kita menjaga agar infrastruktur yang kita bangun ini tetap terjaga dan berfungsi dengan baik. Maka pada kesempatan ini saya mohon kepada seluruh masyarakat sekitar untuk selalu menjaga merawat dan melestarikan daerah tangkapan air dengan menanam pohon, tidak pula menebang pohon sehingga mata air tetap terjaga. Agar kualitas air tetap bersih saya berharap kepada seluruh masyarakat sekitar tidak membuang sampah dan kotoran sembarangan yang dapat mencemari air diembung ini. jelas Amir.

Bupati Kediri dr. Hj Haryanti Sutrisno dalam sambutannya menyampaikan embung ini adalah milik kita bersama, wajib bagi semua warga untuk menjaganya. Di embung kucur-kucur ini sumbernya ada diatas, jadi mari kita upayakan menanam pohon sebanyak-banyaknya di area sumber tersebut. Kita utamakan untuk tanaman yang akarnya mampu menyimpan air , sehingga kita harapkan debit airya bisa terus bertambah dan embung ini tetap terairi air.

Dengan susah payah kita membangun embung ini maka dari itu kita pelihara bersama dengan baik tidak boleh sedikitpun ada yang merusaknya. Jangan lupa tanaman yang kita tanam hari ini harus terus kita pelihara agar nanti bisa bermanfaat bagi kita semua. Himbau Bupati Kediri (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait