Tuesday, 17 July 2018

DWP dan GOPTKI Provinsi Jatim Dibekali Self Defense

post-top-smn
Ketua Dharma Wanita Persatuan Setda Prov Jatim Chaerani Akhmad Sukardi Berhalal Bihalal Dengan Anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Dan DPD Goptki Jatim

Ketua Dharma Wanita Persatuan Setda Prov Jatim Chaerani Akhmad Sukardi Berhalal Bihalal Dengan Anggota Dharma Wanita Persatuan Provinsi Dan DPD Goptki Jatim

Surabaya, SMN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kab/ Kota  se Jatim dan Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-kanak Provinsi Jawa Timur, serta DWP Setda Prov Jatim sebanyak 400 orang lebih dibekali Women Self Defense coach Vincent oleh Tony.

Hal ini untuk meningkatkan pengetahuan mengenai metode sederhana pertahanan diri menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan.

Melalui workshop women self defense menekankan pentingnya seorang wanita untuk mempunyai kemampuan pertahanan diri.

Self defense diangap penting karena selama ini  wanita kerap menjadi sasaran pelaku tindak kejahatan karena dianggap lebih lemah, seperti pelecehan seksual, pemerkosaan, keekrasan dalam rumah tangga bahkan perdagangan manusia.

“Oleh karena itu dalam ber-Halal Bihalal ini dilaksanakan Workshop self defense supaya bisa mendapat nilai lebih saat bersilaturahmi dengan tambahan pengetahuan tentang cara sederhana melindungi diri”.

Selanjutnya, pengetahuan self defence tersebut  kedepannya dapat dibagikan kepada masyarakat di lingkungan sekitar.  Sehingga  dapat bersama-sama menekan jumlah wanita yang menjadi korban kekerasan ataupun tindak kejahatan di masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua DWP sekaligus Ketua GOPTKI Provinsi Jatim dan DWP Setda Prov Jatim Hj Chairani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos pada Workshop Self Sefense dirangkai dalam acara Halal Bihalal gabungan DWP Kab/ Kota se Jatim, DWP Provinsi Jatim di ruang rapat Graha Wicaksana Praja Lantai-8 Kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan no 110 Surabaya, Rabu (12/7).

Ketua DWP sekaligus Ketua GOPTKI Provinsi Jatim dan DWP Setda Prov Jatim Hj Chairani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos mengatakan, halal bihalal salah satu sarana untuk silaturahmi saling bermaafan, melebur kesalahan masa lalu. Sehingga bisa  kembali fitrah.

Semoga esensi halal Bihalal tidak bergeser hanya menjadi ceremonial saja tetapi menyentuh hingga ke lubuk hati dalam hubungan kekeluargaan, baik di lingkungan DWP  maupun di DPD GOPTKI Provinsi Jatim,” kata isteri Sekda Provinsi Jatim ini.

Dengan saling bermaafan, lanjutnya, berarti sudah saling berupaya untuk membangun hubungan yang baik antar sesama manusia. “Kita selalu berharap bisa menjadi pribadi yang baik dan  menyenangkan semua orang,” harapnya.

Acara Halal BIhalal diakhiri tausiah dan doa bersama oleh H Tan Mei Hwa.

post-top-smn

Baca berita terkait