Monday, 23 July 2018

dr BUNTARAN SIAP JIKA DIMINTAI KLARIFIKASI OLEH PANWASLU

post-top-smn

LUMAJANG, SMN – Terkait laporan warga beberapa hari yang lalu, tentang mutasi sejumlah pejabat Pemkab lumajang, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriyanto, M. Kes, siap jika dimintai klarifikasi oleh Panwaslu. Hal itu disampaikan saat dikonfirmasi sejumlah media diruang kerjanya pada rabu, (23/5).

Menurut dr Buntaran, Klarifikasi tersebut kapasitas beliau masih sebagai Plt Bupati Lumajang, dan tidak ada kaitannya dengan politik.

dr.Buntaran menyampaikan, bahwa sebagai pejabat yang baik, maka dirinya tidak akan keberatan  apabila diklarifikasi dalam sebuah perkara.Apalagi perkara tersebut dianggap bisa mengetahui suatu hal. Tapi beliau belum tahu, apakah beliau akan diklarifikasi oleh panwaslu atas kasus ini.

“Saya siap saja jika akan diklarifikasi oleh lembaga resmi, tapi sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari Panwaslu Lumajang. Nanti, kapasitas saya sebagai Plt Bupati yang dimintai klarifikasi, bukan sebagai saksi ya…,” tegas dr. Buntaran.

Menurut dr Buntaran, masyarakat Lumajang perlu diberikan pemahaman, bahwa posisi beliau sekarang sebagai Plt Bupati Lumajang, dan tidak boleh menolak jika diklarifikasi atas persoalan mutasi pejabat, apalagi yang menjadi pokok perkara di Panwaslu Lumajang berkaitan dengan masalah mutasi sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab.

“Kasus ini menyangkut birokrasi. Sebagai Plt Bupati Lumajang, wajar sekali bila saya dianggap mengetahui masalah mutasi. Saya sampaikan lagi, saya siap bila diklarifikasi. Saya akan jelaskan sejauh yang saya ketahui. Kalau saya menolak diklarifikasi, bisa-bisa semua pihak menyalahkan saya,” jelasnya.

dr. Buntaran menegaskan, bahwa kesediaannya untuk diklarifikasi oleh lembaga resmi (Panwaslu), tidak satu paket dengan laporan warga kepada Panwaslu.

“Ini yang perlu saya tegaskan dan luruskan, bahwa kesediaan saya bila diklarifikasi Panwaslu jangan dikaitkan dengan laporan warga terkait mutasi. Di beberapa media tertulis, bahwa saya siap menjadi saksi atas masalah mutasi, sehingga seolah-seolah laporan tersebut satu paket dengan saya sebagai Plt Bupati. Jadi, saya bukan siap jadi saksi, tapi siap bila diklarifikasi”, pungkasnya. (Atk)

post-top-smn

Baca berita terkait