Wednesday, 23 May 2018

DPRD Ponorogo Gelar Paripurna, Sahkan Raperda APBD Tahun 2017

post-top-smn
Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni saat menandatangani draf raperda APBD 2017 yang telah disahkan

Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni saat menandatangani draf raperda APBD 2017 yang telah disahkan

Ponorogo, SMN – Setelah melalui perjalanan yang menghabiskan beberapa pekan lamanya rampung sudah pembahasan dalam PanSus dan BanMus. Rancangan Peraturan Daerah (RAPERDA) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 secara resmi disahkan dan di dok dalam Sidang Paripurna DPRD Ponorogo yang dihadiri segenap ruh dewan yang hadir dan kuorum,bertempat di ruang sidang paripurna DPRD Ponorogo pada hari Kamis (24/11) kemarin.

Hadir dalam sidang tersebut Ketua DPRD, H. Ali Mufty, S.Ag didampingi para wakil ketua DPRD serta 38 Anggota DPRD dari 44 Anggota DPRD, sedangkan dari pihak eksekutif, hadir Bupati Ponorogo, Drs H. Ipong Muchlissoni, Wakil Bupati, Drs H. Sudjarno, MM, Sekda Dr H Agus Pramono, beserta Kepala SKPD serta para camat dan Kasidatun Kejaksaan Negeri Ponorogo dan segenap undangan yang hadir.

Dalam sambutannya, Juru Bicara DPRD Ponorogo, H. Miseri Efendi, SH, MH menyampaikan,, kesimpulan rapat panitia khusus DPRD Ponorogo dengan tim anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo,Untuk pendapatan daerah Kabupaten Ponorogo tahun 2017 mendatang disepakati sebesar Rp 2.102.000.438.562,54 (Dua Trilyun Seratus Dua Milyar Empat Ratus Tiga Puluh Delapan Ribu Lima Ratus Enam Puluh Dua Rupiah, Lima Puluh Empat Sen), yang didapat dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 224.719.430.350, Dana Perimbangan Rp 1.505.591.956.000,00 dan Lain-lain Pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 371.689.052.212,54”, ujarnya

Miseri juga menambahkan, untuk belanja daerah, tahun 2017 mendatang disepakati sebesar Rp 2.203.350.082.786,54 (Dua Triliun Dua Ratus Tiga Milyar Tiga Ratus Lima Puluh Juta Delapan Puluh Dua Ribu Tujuh Ratus Delapan Puluh Enam Rupiah, Lima Puluh Empat Sen), sambung Miseri Efendi.

Pihaknya juga mengatakan,untuk kelompok pembiayaan disepakati sebesar Rp 101.349.644.244,00 (Seratus Satu Milyar Tiga Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Enam Ratus Empat Puluh Empat Ribu Dua Ratus Dua Puluh Empat Rupiah), yang akan menghasilkan Pembiayaan Netto yang dipergunakan untuk menutup defisit anggaran”, lanjutnya

Pihaknya selaku legislative juga memberikan 18 rekomendasi kepada eksekutif yang dipimpin oleh Bupati Ipong Muchlissoni, diantaranya Pemda harus terus menggali potensi daerah untuk menaikkan PAD, Peningkatan kinerja dan fasilitas serta penggunaan TI di RSUD Dr Hardjono, Pembentukan Dewan Pendidikan, kepastian status Akper dan SMK Pemkab, pembangunan infrastruktur pendidikan dan perhatian kepada 4000 GTT dan PTT, SKPD segera menerbitkan rekomendasi untuk merealisasi hibah dan bansos, mendata kembali asset-aset daerah, pengembangan pertanian organik, pengadaan bibit-bibit perikanan, penyelenggaraan pelatihan usaha kecil, serta peningkatan kinerja badan usaha milik daerah,pungkas Miseri Efendi.

Ketua DPRD Ponorogo Ali Mufhty saat menandatangani draf Raperda APBD 2017 yang telah disahkan

Ketua DPRD Ponorogo Ali Mufhty saat menandatangani draf Raperda APBD 2017 yang telah disahkan

Sementara itu masih dalam tempat yang sama, Bupati Ponorogo,H. Ipong Muchlissoni dalam sambutannya, Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada pihak legislative yang telah bekerja sama dengan eksekutif sehingga rancangan Raperda APBD 2017 berhasil disahkan.

“Kita akan berusaha maksimal untuk melaksanakan rekomendasi-rekomendasi yang telah disebutkan, dimana pokok perhatian kami adalah reformasi birokrasi yang transparan, memberikan tugas sesuai dengan keahlian sehingga penyerapan anggaran dapat maksimal, pembangunan infrastruktur jalan, pendidikan murah serta kesehatan murah,”Janji Ipong. Selain itu pihaknya juga akan mengelola dan mengembangkan pertanian organik serta menciptakan lapangan kerja melalui pelatihan UKM bagi masyarakat,imbuhnya.

“Saya mengharapkan, semoga dengan disahkannya Raperda APBD 2017 ini mampu menjadi dasar dan pijakan bagi kami untuk membenahi dan membangun Ponorogo menjadi daerah yang berkemajuan, berbudaya, nasionalis dan religius”, pungkas Bupati Ipong.

Usai ditandatangani bersama antara Eksekutif dan Legislatif, draf raperda APBD Ponorogo diserahkan kepada Gubernur Jawa Timur untuk di evaluasi dan selanjutnya disetujui untuk menjadi Perda. (Wied/DPRD/Adv)

post-top-smn

Baca berita terkait