Sunday, 27 May 2018

DPRD Jatim Minta Raperda Poligami di Pamekasan Dikaji Ulang

post-top-smn

raperda-poligami Surabaya, SMN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur meminta kepada DPRD di Pamekasan agar melakukan kajian mendalam atau kajian ulang. Bahkan membatalkan rancangan peraturan Daerah (Raperda) tentang Poligami yang saat ini sedang dilakukan pembahasan oleh DPRD Pamekasan.

“Intinya jangan sampai dalam memutuskan, atau membuat kebijakan publik tanpa didasari kajian yang ilmiah, dan mendalam,” ujar Anggota DPRD Jatim, M Mahhud ditemui di DPRD Jatim, Rabu (21/12).

Pihaknya merasa terkejut dengan adanya raperda tersebut. Meski demikian, ia enggan memberikan komentar lebih lanjut terkait Raperda Poligami. “Karena kami juga belum mengetahui seperti apa isi raperda itu. Jadi masih belum tahu, apakah juga akan berlanjut hingga ke Jawa Timur, atau tidak,” ujarnya

Sementara itu Anggota DPRD Jatim lainnya, Fredy Poernomo mengatakan pihaknya tidak mendukung atau menolak adanya perda poligami yang saat ini sedang dibahas oleh DPRD Pamekasan. Pasalnya perda tersebut bisa bertentangan dengan UU No 1 tahun 1974 tentag Perkawinan.“Kami berharap ke anggota DPRD untuk membatalkan perda tersebut. Pasalnya apabila disahkan nanti bisa menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat di Pamekasan,”ujar Fredy.

Seperti diketahui, wakil rakyat di DPRD Pamekasan tampak bersemangat meloloskan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Poligami. Regulasi tersebut dipandang mendesak karena kalangan masyarakat di Kota Gerbang Salam sangat membutuhkannya.(pca/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait