Sunday, 18 November 2018

DP Belum Bisa Tentukan Jadwal Seleksi Direktur Perusda

post-top-smn

Aris Dewanto, Wakil Ketua Dewan Pengawas Perusda Kabupaten Ngawi

Ngawi, suaramedianasional.co.id – Seleksi atas direktur perusahaan daerah, belum juga beres hingga sekarang. Akibatnya, dua perusda ini masih tetap dipegang pelaksana tugas (plt) dan sulit mengambil kebijakan-kebijakan strategis. “Ada beberapa kendala yang harus diselesaikan di kedua perusda kita yakni PDAM dan PD  Sumber Bakti, ini juga menjadi terkait dengan posisi pimpinannya yang sekarang kosong,” kata Aris Dewanto. Wakil Ketua Dewan Pengawas (DP) Perusda di Ngawi.

Masalah yang ada di PDAM adalah menyoal pengaturan job-job bagi karyawan terutama karyawan tetap. Selain itu, pelayanannya juga harus ditingkatkan. “Saat ini ada puluhan karyawan yang harus dipikirkan, secara finansial PDAM sudah jelas memiliki pemasukan yang cukup,” kata Aris.

Sementara problem lebih besar ada pada PD Sumber Bakti yang bagaikan pepatah, hidup segan mati tak mau. Sebagai perusahaan daerah, PD Sumber Bakti ternyata tak memilii asset bangunan tak bergerak. Tanah di Dusun Ngudal, Desa/Kecamatan Ngawi, yang sering diklaim milik PD Sumber Bakti ternyata masih asset Pemab. “Bahkan demikian pula dengan tanah kantornya, dikelola Sumber Bakti tapi tidak pernah dihibahkan,” kata Aris.

Problem lainnya, tenaga kerja di PD Sumber Bakti sudah banyak yang keluar dan sekarang hanya tinggal 10 orang termasuk plt direktur. Akibatnya, tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin-mesin cetak sebagai salah satu jenis usaha Sumber Bakti juga terkendala. “Mesin cetak dipihakketigakan lagi oleh PD Sumber Bakti ke pengusaha di Ngawi dan nantinya perusda menerima bagi hasil,” kata Aris.

Persoalan-persoalan ini yang akan dibawa oleh DP Perusda ke meja bupati. Termasuk soal seleksi jabatan direktur yang menunggu SK Bupati Ngawi turun. Namun jadwal pertemuan dengan Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, baru akan diagendakan minggu depan. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait