Sunday, 21 October 2018

Disperindag : Jatim Bebas Daging Kerbau Impor

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Surabaya, SMN – Provinsi Jawa Timur dipastikan bebas daging kerbau impor dari India. Daging kerbau yang diimpor pemerintah dari India hanya diperuntukan bagi wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perindustrian dan Pergagangan (Disperindag) Jawa Timur M Ardi Prasetyawan Usai Sidak Pasar Pantau Peredaran Daging Kerbau Beku Impor dari India di Pasar Wonokromo , Surabaya, Selasa (18/10).

Siang hari ini, M Ardi melakukan sidak ke beberapa pasar bertujuan untuk mengecek dan memantau apakah ada peredaran daging  kerbau impor merembes masuk ke Pasar Rakyat di Jawa Timur. Setelah dicek ternyata tidak ada daging kerbau beku impor dari India yang beredar di Surabaya khususnya dan Jawa Timur Umumnya.

Menurutnya, pemerintah  pusat sedang merencanakan impor daging kerbau impor dari India sebanyak 70 ribu ton dan saat ini telah datang sebanyak 9.500 ton dan dikelola oleh Bulog untuk didistribusikan ke Jabotabek bukan untuk daerah lain di Indonesia.

Dalam sidak di pasar rakyat Wonokromo yang dimulai pkl 05.30 Selasa (18/10) pagi tadi Kadisperindag hanya menjumpai daging sapi prees lokal dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) di Surabaya. Tidak dijumpai dan ditemukan pedagang yang menjual daging kerbau impor. Daging kerbau impor  hanya untuk keperluan industri makanan seperti sosis. Sementara harga gading sapi lokal di Jawa Timur saat ini rata rata dikisaran Rp 105 ribu/Kg untuk kualitas baik, daging ayam Rp 29 ribu/kg. (ryo/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait