Wednesday, 23 May 2018

Diskoperindagpar Kabupaten Madiun Sosialisasi Regulasi Pariwisata

post-top-smn
Kabid Pariwisata Isbani, SE bersama Kegiatan Sosialisasi Regulasi Pariwisata di Kabupaten Madiun

Kabid Pariwisata Isbani, SE bersama Kegiatan Sosialisasi Regulasi Pariwisata di Kabupaten Madiun

Madiun, SMN – dalam mengoptimalkan dibidang pariwista di Kabupaten Madiun, Diskoperindagpar Kabupaten Madiun yang dikepalai oleh Sawung Rehwono lewat Kabid Pariwisata Isbani, SE telah mengadakan keigatan sosialisasi regulasi pariwisata di Kabupaten Madiun pada tanggal 6-9 Desember 2016 yang bertempat di Kali Catur Resort.

Dalam acara sosialsiasi regulasi pariwisata Kabupaten Madiun ini, dihadiri sebanyak 60 orang yang terdiri dari para pengusaha jasa transportasi wisata, perjalanan wisata, akomodasi, hiburan dan rekreasi, juga desa wisata yang ada di Kabupaten Madiun.

Adapun nara sumber dari kegiatan sosialisasi regulasi pariwsata Kabupaten Madiun ini didatangkan secara resmi dari asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) pusat, agar para peserta kegiatan sosialisasi regulasi pariwisata Kabupaten Madiun lebih gamblang dan jelas dan bisa di apresiasi oleh para peserta sosialisasi ini.

Kegiatan sosialisasi sosialisasi regulasi pariwsata Kabupaten Madiun ini dibuka secara resmi oleh Kabid Pariwisata Diskoperindagpar Kabupaten Madiun Isbani, SE tepat pukul 08.00 tanggal 6 Desember 2016 di Kali Catur Resort Madiun.

Himbauan dari Kabid Pariwisata Diskoperindagpar dengan Kabupaten Madiun  Isbani, SE kepada para peserta sosialisasi regulasi pariwsata Kabupaten Madiun “Dengan diadakan kegiatan sosialisasi regulasi pariwsata Kabupaten Madiun, diharapkan seluruh para pengusaha pariwisata dapat mendaftarkan usahanya dengan produk akhir terbitnya Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUD) setelah para pengusaha pariwisata mendapatkan TDUD, diharapkan para pengusaha pariwisata ini untuk distanarkan usaha dan kemampuan SDM yang dimilikinya dan dengan melaksanakn standarisasi di lembaga sertifikasi usaha (LSU) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) atau ijin usahanya dipatenkan.” Jelasnya secara detail oleh Isbani, SE Kabid Pariwisata Diskoperindagpar Kabupaten Madiun.

Dengan diadakan kegiatan sosialisasi regulasi pariwsata Kabupaten Madiun ini, para pengusaha pariwisata, merasa senang dan gamblang dalam menjalankan usahanya di bidang jasa pariwisata di Kabupaten Madiun, dan bisa memaksimalkan dalam menjamu dan melampaui para wisatawan yang memesannya. (sy)

post-top-smn

Baca berita terkait