Wednesday, 15 August 2018

DINKES, PENGUKUHAN dr. Adi Laksono sebagai Kepala Pelaksana Saka Bhakti Husada

post-top-smn
Pengkuhan Kepala Pelaksana SBH, dr. Adi Laksono oleh Ka KWARCAB H. Maskuri

Pengkuhan Kepala Pelaksana SBH, dr. Adi Laksono oleh Ka KWARCAB H. Maskuri

Kediri, SMN – Dinas Kesehatan (DINKES) Kabupaten Kediri menggelar acara Pengukuhan Kepala Pelaksana dan Pengurus Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada (SBH) Kwartir Cabang Kabupaten Kediri masa bakti tahun 2017 – 2022 serta Perkemahan Anggota Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada pada Jumat s.d Sabtu (Perjusa) tgl. 27-28 Oktober di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Grogol. Hadir dalam Pengukuhan SBH ini Wabup. H. Maskuri, Kadinkes dr.  Adi Laksono, Wakil Kwarda Jatim, Pengurus SBH dan Anggota SBH se Kabupaten Kediri.

Ketua Kwarcab Kabupaten Kediri, H. Maskuri sebagai pembina upacara dalam sambutanya, menyampaikan, “Selamat atas pelantikan/pengukuhan kepala pelaksana, pengurus dan anggota Saka Bhakti Husada, ini menunjukan dimulainya era untuk membumikan kesehatan, dengan krida yang banyak menjadi ujung tombak menuju Indonesia sehat,  semoga ini ditindaklanjuti dengan kesiapan ditingkat ranting.  Personil dinas kesehatan tidak banyak mencover desa di seluruh kabupaten, terlebih pada program pencegahan.  Membumikan hidup sehat, supaya tidak sakit. Sehat itu mahal tetapi sakit itu lebih mahal lagi.  Perkemahan Jumat-Sabtu ini sebagai salah satu bentuk untuk melatih diri,  mengeksplor kemampuan diri,  dilakukan  dengan tertib dan aman. Walaupun hanya dua hari cukup untuk membentuk kader kesehatan.  dibuka dengan membaca “bismillah” dimulai.. Selamat melaksanakan perjusa semoga aman dan lancar,  salam pramuka,” demikian pungkasnya.

Kepala DINKES dr. Adi Laksono,  M.Kes. ketika dikonfirmasi sesaat setelah beliau dikukuhkan sebagai kepala Pelaksana SBH oleh Ka Kwarcab H. Maskuri, Adi Laksono mengatakan,  “Dengan adanya pengukuhan ini, kinerja Satuan Karya Pramuka Bhakti Husada ini akan lebih kuat dan optimal, sebenarnya SBH ini sudah ada sejak 4 tahun yang lalu. Dengan keterbatasan personil dinas kesehatan, eksistensi Anggota SBH yang ada ditiap kecamatan atau puskesmas ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam program kesehatan. Ini dari Kementrian Kesehatan ada program Gerakan Kesehatan untuk Masyarakat (GERMAS) secara nasional dimulai dengan berfokus pada kegiatan, yaitu: 1) Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, 2) Mengonsumsi buah dan sayur; dan 3) Memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi dini penyakit. Ada  yang harus dilakukan, dengan adanya Saka SBH ini diharapkan dapat membumikan Germas sampai pada lapisan masyarakat paling bawah di desa-desa. Hal ini untuk memaksimalkan pencegahan penyakit lebih baik daripada pengobatan, mengoptimalkan tindakan preventif dan promotif, menumbuhkembangkan kemandirian keluarga,  dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)” demikian imbuhnya.

Setelah mengikuti simbolis pengukuhan, seluruh anggota SBH masuk ke ruangan Aula SKB,  untuk mengikuti pembekalan materi ke Saka an yang disampaikan langsung olek Kak Pur,  dari Kwarda Propinsi Jawa Timur. Setidaknya selama dua hari perjusa masih banyak materi dan pelatihan yang harus diikuti oleh anggota SBH, baik dari Kwarda,  Kwarcab maupun Dinkes Kab.  Kediri terkait program-program kesehatan (Adv./DINKES/SMG).

post-top-smn

Baca berita terkait