Friday, 20 July 2018

Dinkes Kab. Kediri Miliki UPT. PPSDMK yang Sangat Potensial Prestasinya

post-top-smn
UPT. PPSDMK ketika mengadakan Tes Psikotest bagi para pegawai kontrak non PNS untuk dokter dan perawat.

UPT. PPSDMK ketika mengadakan Tes Psikotest bagi para pegawai kontrak non PNS untuk dokter dan perawat.

Kediri, SMN – Kepala Dinas Kesehatan (DINKES) Kabupaten Kediri dr. Adi Laksono, M.Kes, melalui Kepala Unit Pelaksana Teknis Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan (UPT. PPSDMK) H. Joni Arifin,S.Psi, M.Pdi pada pertengahan bulan Juni, (15/06), menyampaikan tentang beberapa prioritas program kegiatanya di UPT. PPSDMK bahwa, “Keberadaan/eksistensi UPT. PPSDMK sebagai salah satu UPT. di Dinkes sangat dibutuhkan dan potensial untuk mendukung serta mengembangkan UPT. lain baik dari segi SDM kesehatan, pelayanan, maupun prestasinya di dinas kesehatan”.

Potensi Dinas Kesehatan Kab. Kediri sebagai OPD yang telah membentuk UPT PPSDMK, adalah sebagai berikut ;

  1. Tenaga Kesehatan yang jumlahnya cukup banyak dengan berbagai pofesi kesehatan sehingga perlu adanya pembinaan dan pengembangan secara teknis maupun fungsional sehingga akan mampu memberikan pelayanan yang bermutu sesuai kompetensinya.
  2. Tenaga Kesehatan yang menyebar di 26 Kecamatan, 37 puskesmas dan Institusi Pendidikan yang ada, memungkinkan untuk selalu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilannya melalui Pendidikan dan Pelatihan.
  3. Tenaga Kesehatan sebagai pelayanan di bidang jasa kepada masyarakat, sangat di perlukan pembinaan dan pengembangan sikap dan perilaku untuk mendukung pelayanan prima kepada masyarakat,
  4. Sarana dan prasarana kesehatan yang terus berkembang, maka perlu adanya peningkatan ketrampilan SDM melalui pendidikan dan pelatihan.
  5. Dengan Puskesmas yang berstatus BLUD,ada yang status ISO 9001, dan terus berproses memenuhi standar akreditasi dalam peningkatan mutu dan keselamatan Pasien sehingga akan terwujud Layanan Prima, maka perlu di adakan peningkatan kompetensi personil melalui pelatihan, pendampingan yang standar.
  6. Tenaga yang ada di UPT PPSDMK sudah memiliki kopetensi yang memadai, seperti 2 orang MOT (Master Of Trainer), TOC, Trainer bersertifikat BNSP dan ketrampilan ketrampilan yang di butuhkan dalam Pendidikan dan Pelatihan.

Tujuan pembentukan UPT. PPSDMK adalah untuk membantu Kepala Dinas Kesehatan dalam pengembangan SDM Kesehatan melalui pendidikan dan Pelatihan guna meningkatkan mutu layanan kesehatan yang sesuai dengan standar Kompetensi.

Sasaran pembentukan Kegiatan UPT PPSDMK adalah; Melaksanakan pengembangan SDM Kesehatan melalui pendidikan dan pelatihan baik indoor maupun outdoor, baik secara teknis maupun fungsional,yang selalu berstandar pelatihan ter-akreditasi, Survei Kesehatan, Survei Indeks Kepuasan Masyarakat untuk mengetahui tingkat kepuasan Masyarakat dalam sebuah pelayanan, kerjasama dengan institusi pendidikan untuk menampung dan memberikan fasilitas pengembangan bagi peserta didik, monitoring dan evaluasi kegiatan, Pendampingan manajemen mutu layanan kesehatan, di sini UPT PPSDMK sudah memiliki tenaga yang bersertifikat IRCA ISO 9001 dan 14001 sehigga bisa membantu untuk peningkatan Menejemen Mutu.

Peningkatan potensi setelah adanya UPT PPSDMK, antara lain: Peningkatan kompetensi SDM Kesehatan setelah mengikuti pelatihan-pelatihan yang terakreditasi seperti Pelatihan PPGD, Rekam Medis, Clinikel Instruktur dll, guna membantu memenuhi persyaratan akreditasi Puskesmas. Bertambahnya tenaga Fungsional seperti perawat yang sesuai kompetensi dasar (Pendidikan D3 gigi bagi perawat gigi Puskesmas), Bertambahnya tenaga ahli pasca pelatihan (Pelatihan Jafung BIdan Ahli), Adanya 2 Puskesmas ( Puskesmas Pagu dan Bendo), sudah lulus Managemen Mutu ISO 9001:2008. 50% lebih Puskesmas sudah didampingi ke Pelayanan Prima, baik dalam pelayanan, dokumen dan Tata Graha Puskesmas. Peningkatan mutu Layanan bagi Puskesmas pasca pendampingan Pelayanan Prima terbukti dengan semakin baik konsep layanan Puskesmas. Terpilihnya Tenaga Kesehatan Teladan tingkat Kabupaten dan Propinsi. Terukurnya Indeks Kepuasan masyarakat melalui Survey IKM yang rata rata layanan Puskesmas Baik. Peningkatan layanan publik, Dinas Kesehatan dengan sistim pelayanan Front depan ( Front Office), UPT PPSDMK melakukan pelayanan One Day One Service bagi mahasiswa dalam mengurus rekomendasi ijin penelitian. Layanan kerjasama dengan institusi dalam praktek mahasiswa klinis dan komunitas. Mempermudah akses pelatihan dengan menghadirkan WI/Nara sumber ke Kediri, sehingga peserta tidak perlu ke UPT Bapelkes Murnajati-Lawang, ke Surabaya atau Yogya.

Potensi yang ada dalam pengembangan UPT. PPSDMK adalah : Kantor terletak di Jln. Sudanco Suprijadi No 24a, Mojoroto Kota Kediri, Kompetensi Sumber Daya Tenaga d PPSDMK dengan sertifikasi antara lain; Master of Trainer (MOT), Trainer Offeice Control (TOC) / Pindah, Trainer bersertifikat BNSP, IRCA dari WQA, Teknologi Informatika, Psikolog, adanya Mitrakerja, lembaga pendidikan, organisasi profesi, provider outbond. Sedangkan yang menerima manfaat dari UPT PPSDMK adalah : Bidang dan Seksi di Dinkes, Puskesmas di seluruh Kab Kediri, Karyawan Dinas Kesehatan sesuai profesinya, Generasi muda Pramuka Saka Bhakti Husada, Osis, Siswa dan Santri, SOTK di Kabupaten Kediri, Institusi Pendidikan Kesehatan dan Umum, Organisasi profesi kesehatan, Masyarakat di Kabupaten Kediri.

Layanan yang diberikan oleh UPT PPSDMK; Pelayanan Pelatihan Indoor – Outdoor, Institui Pendidikan, Survei Kesehatan, Survei Indeks Kepuasan Masyarakat, Jasa Konsultasi Psikologi dan Hypnoterapi, Penampingan Manajemen Mutu, Pelatihan Indoor – Outdoor, Institui Pendidikan, Survei Kesehatan, Survei Indeks Kepuasan Masyarakat, Jasa Konsultasi – pelatihan Psikologi dan Hypnoterapi. Sedangkan untuk pendampingan dan pelatihan Manajemen Mutu, meliputi; Pendampingan puskesmas layanan prima, Pendampingan puskesmas ISO, Pelatihan Mutu; 5-R, 3-S, Dokumen Mutu, Tata Graha, Audit Internal, dll. Pendampingan Akreditasi puskesmas.

Alur Sistem Operational Prosedur (SOP) UPT PPSDMK Dinkes Kabupaten Kediri: SOP Pelatihan Terakreditasi, SOP Ijin Praktek Klinik/Komunitas, SOP Ijin Pengambilan Data Penelitian, SOP Pendampingan Mutu, SOP Outbond Training.

Faktor pendukung UPT PPSDMK, Sumber Daya Manusia yang sudah ada sudah memiliki Kopetensi yang standar pelatihan seperti MOT, TOC, CI Hynoterapi, Pengelolaan Diklat dari BNSP, Trainer Outbound (BNSP), Pendamping Akreditasi Faskes Pertama, Sertifikat IRCA dari WQA sebagai Auditor Mutu ISO 9001: 2008, 9001:2015, 14001:2004. Berdasarkan TNA ( Treed Need Assemen), kepada Puskesmas maka UPT PPSDMK masih sangat di butuhkan untuk mendukung akreditasi dan peningkatan Mutu bagi Puskesmas. Bagi Institusi Pendidikan keberadaan UPT PPSDMK sangat membantu dalam hal perijinan Mahasiswa PKL dan penelitian. UPT PPSDMK Dinas Kesehatan Kab. Kediri keberadaan nya tidak dimiliki Kabupaten/Kota lain di Jawa Timur. UPT PPSDMK dipandang Perlu masih ada guna membantu Pendidikan dan Pelatihan Mandiri untuk pemenuhan Kompetensi sebagai standar sehingga bisa bersaing dengan Lulusan lain bahkan Menghadapi MEA ( Masyarakat Ekonomi ASEAN).

Rencana pengembangan UPT. PPSDMK akan menjadikanya terus berkembang berinovatif, Peningkatan Kompetensi SDM secara Kualitas dan Kuantitas. Pelatihan Mandiri guna memenuhi kebutuhan baik dari Institusi Pendidikan, Organisasi Profesi, Puskesmas maupun pelatihan yang bersifat Individual. Menambah Sarana dan Prasarana untuk meningkatkan Diklat. Meningkatkan Mutu layanan dengan cara menganalisa Respon Time jam layanan (ADV./DINKES KAB. KDR/SMG).

post-top-smn

Baca berita terkait