Friday, 22 June 2018

Dindik Jatim Targetkan 100 Persen UNBK Untuk SMA/SMK

post-top-smn
Ilustrasi

Ilustrasi

Surabaya, SMN – Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur terus berupaya melakukan persiapan dan mendorong SMA/SMK untuk ikut serta berpartisipasi dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Tahun ini, Dindik menargetkan 100 persen SMA/SMK di Jatim menggunakan komputer saat UN. Kepala Dindik Jatim, Saiful Rahman mengatakan, kesempatan sekolah mendaftar ke Kemendikbud hanya menyisakan hari ini, Selasa (31/1).

Sejak awal, pihaknya terus mendorong sekolah-sekolah yang tidak mampu menyelenggarakan secara mandiri untuk menginduk pada sekolah yang sudah siap. “Dari total 3.170 sekolah, hanya sekitar 10 persen yang masih belum memastikan kesiapannya. Jadi di Jawa Timur tetap kita target 100 persen,” tutur Saiful, Selasa (31/1).

Data terakhir jumlah SMA/SMK se-Jawa Timur yang tercatat sebagai pelaksana UNBK sebanyak 2.799 sekolah terdiri dari 947 SMA dan 1.425 SMK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.372 sekolah mendaftar sebagai penyelenggara secara mandiri dan 427 sekolah lainnya menginduk. Terkait pelaksanaan UN di pulau terluar seperti bawean dan beberapa pulau di Sumenep, ia menjelaskan masih menggunakan kertas. Naskah soal kertas nantinya akan dikirim langsung oleh pusat. Ke depan, ia berharap seluruh sekolah yang berada di pulau terluar juga bisa menggunakan sistem UNBK.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nizam mengatakan, terdapat kecenderungan sekolah yang belum mampu menggelar UNBK memilih tidak menginduk ke sekolah pelaksana UNBK karena gengsi. Penyelenggaraan UNBK, kata Nizam, bertujuan mendorong peningkatan kualitas ujian nasional, terutama dalam hal integritas.

Berdasarkan data UN tahun lalu, terlihat kecurangan mulai bisa diatasi dengan UNBK. Penghitungan Indeks Integritas UN (IIUN) untuk tiap sekolah juga dengan mudah dilakukan. (luk/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait