Sunday, 24 June 2018

Dinas Pertanian Kota Probolinggo Gelar Sarasehan Petani Tahun 2016

post-top-smn
Walikota HJ.Rukmini.SH.Msi didampingi Setda kota Drs. H. Johny Haryanto.Msi dan Para pejabat lainnya saat agenda Sarasehan Petani Tahun 2016 di Dinas Pertanian.

Walikota HJ.Rukmini.SH.Msi didampingi Setda kota Drs. H. Johny Haryanto.Msi dan Para pejabat lainnya saat agenda Sarasehan Petani Tahun 2016 di Dinas Pertanian.

Probolinggo, SMN – WaliKota Probolinggo Hj.Rukmini.Sh.Msi hari ini (9/12) secara resmi membuka Sarasehan Petani yang digelar di halaman lingkungan taman studi wisata Dinas pertanian Kota Probolinggo.

Sarasehan Petani dengan tema “Peningkatan SDM Petani dan Pelaku Usaha yang Berkompeten dalam Mensukseskan Percepatan Swasembada Pangan Menuju Kemandirian Pangan dan Peningkatan Kesejahteraan Petani”.

Hadir dalam acara tersebut Setda kota Drs.H.Johny Haryanto.Msi, Kepala Dinas Pertanian Ir.Sukarning Yuliastuti.Msi, Kepala DKP, Kepala Cabang Bank Jatim, Kepala BPS, Kepala Bulog, SKPD,Lurah, dan Peserta Sarasehan sebanyak 250 orang.

Kepala Dinas Pertanian Ir.Sukarning dalam laporannya menjelaskan bahwa Sarasehan petani adalah dalam rangka untuk mengetahui program pembangunan pertanian yang dapat dilakukan untuk mewujudkan empat khusus pembangunan menuju kemandirian pangan di Kota Probolinggo. Untuk mengetahui dampak/kendala apa saja yang didapatkan dari program pembangunan pertanian, Untuk mewujudkan petani sebagai pelaku utama dan pelaku usaha dalam pengembangan agro bisnis yang kreatif dan inovatif, Untuk meningkat nilai tukar petani yang menunjukan daya saing dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang komsumsi maupun untuk biaya produksi, Untuk meningkatkan daya saingpertanian terhadap daerah lain juga untuk menmggalang peningkatan kesejahteraan petani yang ada di Kota Probolinggo.

Lebih lanjut Kepala Dispertan menjelaskan terkait jumlah peserta 250 orang yang terdiri dari 73 orang ketua klompok tani, 177 petani serta peserta lainnya jumlah yang hadir kurang lebih 310 0rang.

Dijelaskan juga oleh Ir. Sukarning bahwa kegiatan yang dilakukan dalam sarasehan tersebut diantaranya pemaparan materi dari berbagai narasumber, yaitu terkait Peningkatan SDM petani, Pemupukan Berimbang, dan terkait Asuransi pertanian, pemberian sertifikat, pengukuhan klompok tani serta masih banyak kegiatan lainnya.

Walikota HJ,Rukmini.SH.Msi dalam sambutannya mengatakan bahwa sektor pertanian mempunyai peranan yang strategis, terutama sebagai penyedia pangan rakyat di indonesia, dan berkontribusi nyata dalam penyediaan bahan baku industri, bio energi, penyerapan tenaga kerja dan sumber Devisa negara, sumber pendapatan rakyat dan pelestarian lingkungan.

Capaian hari ini akan terus kita pertahankan masyarakat petani masih mampu menyediakan pangan bagi masyarakat khususnya di Kota Probolinggo.

Lebih lanjut Walikota mengatakan pada intinya dalam mewujudkan swasembada pangan harus ditingkatkan SDM, dengan diklat atau pelatihan pelatihan dan penyuluhan penyuluhan.

Diharapkan para penyuluh pertanian dapat mendampingi para petani,klompok tani dan gapoktan yang nada di Kota Probolinggo, untuk menanggulangi kekurangan tenaga penyuluh maka dnas pertanian telah bekerjasama dengan TNI AD yang diharapkan dapat membatu memberikan penyuluhan.

Diinformasikan juga oleh Walikota bahwa Inflasi Kota Probolinggo terendah di jawa timur bahkan terendah di seluruh pulau jawa. (edy)

post-top-smn

Baca berita terkait